Puluhan Pasutri di Bogor Mengikuti Sidang Isbat Nikah

0
251

BOGOR – Sedikitnya 56 pasangan suami istri atau pasutri belum punya buku nikah mengikuti sidang Isbat nikah yang digelar di Pengadilan Agama (PA) Bogor Kelas 1A, Jumat (9/11/2018).

Kabid Pelayanan Dan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Bogor, Somia Kuas mengatakan, peserta sidang Isbat merupakan pasangan suami istri yang berdomisili di enam kecamatan.

“Sidang Isbat ini merupakan kerjasama antara Disdukcapil, PA Bogor dan Kantor Kemenag Kota Bogor,” ujarnya kepada Pakuanraya.com.

Dia pun menjelaskan jika sidang isbat nikah untuk memfasilitasi masyarakat, khususnya pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah. Sebab, dengan belum memiliki kutipan akta nikah, menjadi kerugian tersendiri.

“Pada dasarnya pasangan suami istri ini, secara agama sah karena menikah siri. Akan tetapi tidak tercatat dalam buku negara. Nah, kerugiannya, saat dibuatkan akta lahir, nama ayah tidak bisa dicantumkan, hanya tertulis anak dari ibu,” terang dia.

Lebih lanjut dipaparkannya, pelaksanaannya sidang Isbat kali ini merupakan periode kedua. Tahap pertama dilaksanakan pada bulan Mei lalu, diikuti 56 pasangan suami istri.

Untuk periode sekarang diikuti 56 pasutri, perinciannya 18 pasangan dari Kecamatan Bogor Tengah, Kecamatan Bogor Timur 9 pasangan, Kecamatan Bogor Selatan 17 pasutri, Kecamatan Tanah Sareal 7 pasang dan Kecamatan Bogor Utara 5 pasangan.

Disdukcapil, imbuh Somia Kuas, berharap tidak ada lagi masyarakat di Kota Bogor belum memiliki akta nikah dan akta lahir.

Kemudian diharapkan juga agar masyarakat mengupdate dokumen kependudukannya, misal status yang belum menikah kemudian menikah tapi belum tercatat menjadi tercatat kawin dengan dasar buku nikah.

“Setelah keputusan pengadilan, pasutri yang mengikuti sidang ini akan mendapat berkas administrasi sebagai catatan penerbitan buku nikah di kantor urusan agama,” ucapnya.

ACHMAD KURNIAWAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.