Tidak ada Mahasiswa, PKL Babakan IPB Dramaga Sepi Pembeli

DRAMAGA – Kerugian dan sepinya pembeli dialami sekitar 150 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kampung Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Para pedagang yang mengandalkan pembeli yaitu mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), kini harus gigit jari dan usaha berjualan nya sepi dari pembeli. Sebab, sekitar 10 ribu mahasiswa IPB hingga saat ini belum melakukan perkuliahan tatap muka.

Tidak adanya mahasiswa itu, berimbas langsung kepada para pedagang yang ada dikawasan kampus IPB Dramaga. Sanudi pedagang Rujak uleg yang mangkal tepat di seberang kantor Desa Babakan mengatakan, sebelum pandemi, dalam sehari usaha dagang rujak ulegnya bisa menghabiskan 4 kilogram gula merah, 1 kilogram cabay serta 11 kilogram buah buahan berbagai jenis.

“Tapi sekarang, sejak pandemik Covid 19 yang berlangsung hampir setahun, paling banter sehari hanya menghabiskan 1 kilo buah buahan berserta setengah kilo gula merah,” kata Sanudi, Rabu (20/1/2021).

Sedihnya lagi sambung Sanudi, usaha dagang rujak dimasa Pandemik Covid 19 kali ini, untuk 5 kilogram buah buahan, tidak pernah habis dan selaku tersisa untuk tiga hari kedepan “Dan hasil dagang setiap Hariz hanya cukup untuk makan keluarga saja,” sedihnya.

Ucok ketua Persatuan Pedagang Kaki Lima (P2KL) Desa Babakan menambahkan, memang bukan rahasia umum lagi jika nasib 150 PKL yang berjualan di sepanjang jalan Babakan Raya, bergantung pada ribuan Mahasiswa IPB Dramaga.

“Begitu dalam setahun semua mahasiswa IPB-nya pulang kampung, kini nasib 150 PKL di Desa Babakan, hidupnya semakin susah,” ungkapnya. Apalagi jika di tahun 2021 ini pandemik Covid 19 masih belum berakhir. “Saya yakin, semua PKL di Babakan termasuk saya bakal semakin ambyarr dan semakin susah,” tukasnya. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.