TB Luthfie dan Santoso Gugur, Hanya Gunawan Hasan yang Berkesempatan Jadi Calon Perseorangan di Pilkada

Ketua KPU Kabupaten Bogor, M Adi Kurnia. (Khaerul Umam | Pakar)

CIBINONG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, hanya memberikan kesempatan kepada satu pasangan calon perseorangan yang akan menjadi peserta Pilkada 2024, yakni Gunawan Hasan-Rudi Harianto.

Sementara dua pasangan lainnya yakni Tubagus Ahmad Luthfie Syam-Cecep Miftahudin dan Santoso-Kusnawan dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai calon peserta Pilkada.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, M Adi Kurnia menjelaskan, ketiga pasangan calon perseorangan tersebut memiliki kewajiban untuk mengumpulkan sebanyak 252.814 dukungan.

Sedangkan pada saat penyerahan berkas yang dimulai pada 8 hingga 12 Mei 2024 tidak semuanya sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.

“Untuk Pak Luthfie itu kemarin datang ke kami tapi tidak memberikan syarat dukungan yang telah ditetapkan. Beliau hanya memberikan surat keberatan karena waktu yang dianggapnya terlalu cepat. Sementara Pak Santoso itu hard copy dukungan yang dibawanya ke KPU jumlahnya tidak sesuai persyaratan,” jelas Adi kepada wartawan, Senin (13/5/2024).

Adi menegaskan bahwa tidak ada kesempatan bagi keduanya untuk kembali mendaftar sebagai calon peserta Pilkada jalur perseorangan. Sebab, waktu yang telah ditetapkan itu ditentukan oleh KPU RI.

Pun dengan keberatan yang dilayangkan Luthfie bersama Cecep kaitan dengan waktu yang dianggap terlalu cepat.

Menurut Adi, itu adalah aturan main yang sudah ditetapkan KPU RI yang tidak bisa lagi diganggu gugat.

“Berkaitan dengan waktu atau perpanjangan waktu, itu (kewenangannya) ada di KPU RI. Artinya ketika ada waktu perpanjangan ya kita ikuti. Kami tetap ikuti aturan yang berlaku,” kata dia.

Kemudian kepada pasangan Gunawan Hasan-Rudi Harianto, Adi menyebut bahwa pasangan ini memiliki kesempatan untuk tetap menjadi calon peserta Pilkada Kabupaten Bogor.

Musabab, kata dia, pasangan ini saat itu menyerahkan berkas dukungan perseorangan menggunakan Silon sebanyak 57 persen atau sekitar 147 ribu dengan status terupload dan 157 ribu yang menggunakan soft copy.

Kesempatan itu, lanjut Adi, diberikan karena pada hari yang sama, KPU RI memberlakukan aturan baru dimana berkas setiap calon yang diserahkan ke KPU bisa menggunakan hard copy atau soft copy yang belum terupload di Silon.

“Tapi ini pun diberi batasan waktu selama 3×24 jam atau sampai hari Rabu nanti. Selama waktu tersebut, berkas yang harus diupload harus sudah 100 persen,” terangnya.

Jika proses upload tersebut tidak berjalan dengan baik, maka tak menutup kemungkinan pasangan Gunawan Hasan-Rudi Harianto juga gugur dalam pencalonan.

“Apabila tidak terpenuhi, maka berkas yang diserahkan ke kami, akan kami kembalikan ke calon tersebut,” pungkas Adi. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.