Soal Rencana Bangun RS di Rancamaya, Dedie : Masih Wacana dan Butuh Proses Panjang

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim. IST

BOGOR – Wilayah Kecamatan Bogor Selatan memiliki potensi yang sangat besar, sehingga membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mewacanakan sejumlah pembangunan di wilayah yang memiliki 16 Kelurahan itu. Salah satunya rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe A baru di kawasan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan.


Namun demikian, perencanaan pembangunan RS di kawasan Rancamaya itu menuai kritik dan sorotan tajam berbagai pihak. Disisi lain, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa pembangunan rumah sakit pelat merah itu baru sekadar wacana, dan masih membutuhkan proses yang panjang.
“Masih butuh proses yang panjang. Baru diwacanakan saja,” ujar Dedie. 


Orang nomor dua di Kota Bogor ini menjelaskan, wacana itu bergulir lantaran berangkat dari penyampaian kebutuhan RSUD ditambah kemampuan penanganan medis yang semakin baik. Sehingga muncullah opsi menambah fasilitas di RSUD Kota Bogor atau mengembangkannya di lahan baru.
“Pilihannya menambah fasilitas di lokasi Jalan Dr. Semeru atau mengembangkan di lahan baru,” jelasnya. 

Dalam prosesnya, lanjut Dedie, opsi-opsi yang dipilih tentunya akan melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes). “Semua untuk kebaikan masyarakat Kota Bogor kedepan,” ucapnya.
Mengenai sumber anggaran, sambung Dedie, Pemkot Bogor akan mencari dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau pusat. “Kalau untuk pembahasan lebih lanjut, masih menunggu jadwal,” bebernya.


Sementara itu, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Rudi Mashudi mengaku belum mengetahui adanya wacana pembangunan RSUD tipe A baru di Rancamaya. “Dua hari lalu ada pembahasan pembangunan RSUD Blok 1 dengan Dirut RSUD dan Bu sekda. Nggak ada pembicaraan ke RSUD Rancamaya,” singkatnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.