Lokasi Wisata Camp Batu Gede Pekerjakan Pegawainya Menjadi Petani Akibat Sepi Pengunjung

Lokasi wisata perkemahan Camp Batu Gede yang sepi pengunjung di masa pandemi. Yusman | Pakar

CISARUA – Sepinya pengunjung ke lokasi wisata perkemahan Camp Batu Gede di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu membuat manajemen terpaksa merumahkan puluhan pekerjannya.

Namun, di awal tahun 2021, puluhan pekerja tersebut akhirnya dipekerjakan lagi. Hanya saja, para pekerja ini tidak lagi melayani pengunjung, tapi mereka dipekerjakan untuk menjadi petani

Pengelola Camp Batu Gede, Hendrik mengatakan, ada 75 pekerja di lokasi camping ini sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Di masa pandemi, 37 pekerja terpaksa harus dirumahkan saat itu.

Bahkan, lokasi wisata ini sempat tutup akibat tidak bisa menutup biaya operasional.

“Tak terhitung lagi berapa banyak kerugian yang dirasakan sehingga tak dapat memberikan upah kepada sebagian pegawainya,” ujar Hendrik kepada wartawan.

Bahkan, memasuki akhir 2020, kelonggaran yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor saat itu tak dapat mendongkrak tingkat kunjungan ke lokasi wisata ini.

“Akhirnya kami pun harus menyelamatkan para pekerja yang sempat di rumahkan dengan berbagai inovasi,” terangnya.

Salah satunya bercocok tanam. Dengan cara ini akhirnya sebagian karyawan yang sempat dirumahkan kembali dipekerjakan. Namun kali ini berbeda. Mereka bukan lagi mengelola Camp Batu Gede melainkan bercocok tanam.

Pekerjaan baru pegawai ini ada yang menanam jeruk limo, lemon, hingga beternak hewan yang kemudian hasilnya dapat dijual dan membantu sektor perekonomian pegawai semasa terdampak Covid-19.

“Dengan bercocok tanam mereka bisa kembali bekerja meski kerjanya berbeda,” ungkapnya.

Ia berharap, kunjungan wisatawan ke lokasi wisata Camp Batu Gede kembali meningkat. Hanya saja, Pemerintah Kabupaten Bogor mulai kembali melonggarkan aturan.

“Saya sih minta jangan lagi ada penyekatan di simpang Gadog, karena penyekatan itu sangat berdampak,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.