Zaenul Mutaqin Ungkap Hal ini di Muscab ke VIII DPC PPP Kota Bogor

Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin. Prayoga | Pakar

BOGOR – Musyawarah Cabang (Muscab) ke VIII DPC PPP Kota Bogor digelar di Bogor Icon Hotel, Cimanggu, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (13/10/2021). Acara Muscab dihadiri unsur DPP PPP diantaranya Saifullah Tamliha, Joko Purwanto, Andi Surya Wijaya, dan Ketua DPW PPP Jawa Barat, Hj. Ade Yasin bersama Yusuf Fuad.


Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin mengatakan, Muscab ini momen dimana pengurus DPC PPP Kota Bogor periode 2016-2021 harus mempertanggung jawabkan hasil kerjanya kepada pengurus, komisionaris dan anggota. 


“Tidak terasa kita sudah lima tahun menjalani tugas dan intruksi dari DPW PPP dan DPP, sebentar lagi kurang lebih 2 tahun kita akan bertemu lagi dengan hajat pesta demokrasi pemilu 2024. Saya secara pribadi dan pengurus yang mendapat SK tahun 2016 bertugas hingga sekarang tentu saja kami berupaya menjalankan amanah, tanggung jawab, tugas sebagai kader dan fungsioner partai. Dalam menjalani tugas memang ada suka duka cita dan dinamika,” kata Zaenul dalam sambutannya.


Lanjut ZM panggilan akrab politisi yang juga Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bogor ini, pada kesempatan ini pula, kami ingin melaporkan bahwa apa yang menjadi amanat dan rekomendasi tahun 2016 lalu sudah dijalankan dengan sebaik baiknya oleh DPC PPP Kota Bogor. Pertama, konsolidasi tingkat DPC, PAC hingga ranting. Kerja kerja politik sudah dilakukan, mengikuti bahkan menjadi salah satu peserta Pilkada Kota Bogor di tahun 2018 lalu.


“Saya bangga terhadap kader kader PPP dari mulai DPC, PAC, ranting, simpatisan non struktural PPP yang sudah bekerja keras. Setelah pilkada meskipun belum berhasil, namun kita masih mempertahankan 5 kursi di Pemilu Legislatif DPRD Kota Bogor,” jelasnya. 

Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin bersama Ketua DPW PPP Jawa Barat Hj. Ade Yasin dan DPP PPP Saifullah Tamliha. Prayoga| Pakar


“Namun itu masih kurang, amanat dari DPW bahwa kita tidak boleh berpuas diri. Mudah-mudahan 2024 kita bisa menambah perolehan kursi di Kota Bogor. Minimal 8 kursi di Kota Bogor dan memperoleh kursi pimpinan,” tegasnya. 


ZM memaparkan, Muscab ini tidak hanya pergantian pengurus, pemilihan formatur dan sebagainya, namun Muscab ini jadikanlah sebagai ajang konsolidasi kita untuk berharap kegiatan-kegiatan atau hajat politik kedepan mumpung masih ada waktu. 


“Mudah-mudahan di tahun ini kita sudah bisa melaksanakan musyawarah anak cabang atau tingkat kecamatan, supaya awal tahun 2022 sudah siap perangkat minimal di tingkat kecamatan sehingga bisa berlanjut membenahi yang lain sampai tingkat kelurahan. Dari DPW banyak program yang bisa diturunkan kepada kami ke DPC yang bisa disampaikan pula ke kader kader PAC supaya lebih dinamis dan siap dalam menghadapi pemilu yang akan datang baik Pileg maupun Pilkada,” tandasnya.


DPC PPP Kota Bogor juga dalam menghadapi Pilkada di 2022 mendatang, tidak akan menjadi penonton, tetapi akan siap untuk memajukan kader terbaik di Pilkada. Terimakasih kepada DPP dan DPW atas perhatiannya kepada DPC PPP Kota Bogor, sehingga kami bisa tetap eksis dalam berpartai dan tetap disegani oleh partai lain.  

“Kami akan siapkan kekuatan mesin partai hingga tingkat bawah dan konstituen untuk menghadapi agenda politik kedepan, baik Pilkada, Pileg maupun Pilpres. PPP Kota Bogor juga di DPRD Kota Bogor saat ini sedang memperjuangkan dan mengawal lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor tentang Pesantren. Perda Pesantren ini sangat penting dan PPP akan memperjuangkannya untuk kepentingan dan kemaslahatan umat Islam di Kota Bogor,” pungkasnya.


Muscab ke VIII DPC PPP Kota Bogor dibuka secara langsung oleh Ketua DPW PPP Jawa Barat, Hj. Ade Yasin. Agenda utama Muscab membentuk kepengurusan DPC PPP Kota Bogor periode 2021-2026. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.