YLPKN Jabar Temui Warga Penerima Bahan Pokok BPNT Tak Sesuai Harga di Cianjur

CIANJUR – Menanggapi adanya video viral emak-emak protes Komoditas bantuan sosial BPNT tidak layak dan tak sesuai harga, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) DPD Provinsi Jawa Barat langsung turun ke lapangan. Mereka langsung mendatangi kediaman bersangkutan di Desa Sindangraja Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur.

“Hasil monitoring kami di lapangan, dan berdasarkan informasi langsung tanya jawab dengan orang yang ada di video viral tersebut, ternyata dia bukan KPM penerima bantuan melainkan anak dari seorang KPM,” ujar Ketua DPD YLPKN Provinsi Jabar, Hendra Malik, Rabu (27/4/2022).

Hendra menjelaskan, bersangkutan dengan sengaja membuat video hingga viral, karena kesal komoditi yang diterima ibunya sebagai KPM kurang memuaskan. “Dari keterangannya, ibunya baru sekarang menerima kualitas komoditi yang kurang bagus. Padahal biasanya kualitas komoditi bantuan BPNT itu bagus, mungkin lagi kurang beruntung,” tuturnya.

Menurutnya, pihaknya memberikan edukasi dan pemahaman kepada KPM, ke depan ketika menerima bantuan agar diperiksa dulu apakah kualitas dan kuantitasnya baik, sesuai atau tidak. Kalau ada yang kurang baik silahkan di tukarkan ke agen e-warung dengan komoditi yang kualitasnya baik.

“Kalau ada agen e-warung yang menolak dikembalikan, silahkan laporkan kepada kami (YLPKN) ataupun tikor kecamatan supaya secepatnya ditindaklanjuti. Nanti kita akan laporkan agen e warung tersebut ke pihak BRI supaya di beri sanksi,”kata dia.

Hendra mengungkapkan, Setelah lama tanya jawab ternyata ada hal baru yang ditemukan kenapa kekesalan itu terjadi, ternyata selama ada bantuan sosial baik PKH maupun BPNT ternyata dinilai kurang tepat sasaran.

“Banyak masyarakat yang mampu di wilayahnya ternyata mendapatkan bantuan, sedangkan masyarakat yang benar-benar tidak mampu atau tergolong masyarakat miskin justru tidak mendapatkan bantuan sosial apapun,”tuturnya.

Ia berharap ke depan pendataan penerima manfaat bisa di evaluasi dan di perbaiki agar lebih tepat sasaran dan juga untuk pengawasannya bisa lebih di tingkatkan. NDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.