Wujudkan Pelayanan Maksimal, Disdukcapil Genjot Pelayanan Publik

Petugas pelayanan di kantor Disdukcapil. IST

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Bogor Emilia Okianthy Moerthy, S.E mengatakan, dalam layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat di Kabupaten Bogor inovasi mutlak dilakukan.

Hal ini bermuara kepada layanan dengan mengedepankan nilai-nilai seperti nilai tambah, kecepatan serta peningkatan kualitas.

“Yang pasti kan kita ingin lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kita optimalkan fungsi dari UPT Dukcapil yang ada di 7 wilayah di Kabupaten Bogor,” ujar Emilia kepada wartawan, Kamis (4/8/2022).

Lanjut dia, di UPT warga Kabupaten Bogor bisa melakukan pelayanan akta kelahiran, kartu keluarga, pencetakan kartu identitas anak, kemudian akta kematian.

Selain itu juga pihaknya terus mengoptimalkan layanan-layanan terintegrasi seperti dengan Dinas Kesehatan yang memang itu dinilai cukup efektif dan optimal karena memang berdasarkan dari Dinas Kesehatan sendiri ada 27 Puskesmas poned di seluruh Kabupaten Bogor juga di 4 RSUD, dan sekarang sudah kerja sama dengan 7 rumah sakit swasta baik di Kabupaten maupun Kota Bogor terkait dengan pemenuhan dokumen kependudukan bagi warga Kabupaten Bogor yang lahir di rumah sakit tersebut,

“Jadi warga Kabupaten Bogor yang lahir di Puskesmas poned itu akan langsung mendapatkan tiga manfaat yaitu akta kelahiran, kartu identitas anak, dan kartu keluarga dan itu langsung jadi,” tegasnya

Untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan, Disdukcapil Kabupaten Bogor terus berinovasi melalui Sms Alai, Semangatbogorkab (akta online), Neng Titu Sehat, Delivery Dokumen dengan PT POS dan Siloka.

Sisi lain, dalam menanggapi berbagai aduan warga yang dikirim melalui Si Sapa Dukcapil , Emil menyampaikan langsung ditindak lanjuti.

“Kalau untuk aduan memang banyak ya dari membuat KTP kenapa lama, akta kelahiran dan lain-lain. Jadi kita punya layanan Si Sapa (Sistem Sarana Pengaduan Dan Aspirasi) itu ada dinomor Whatsapp dan Instagramnya, nanti warga tinggal masuk ke sistem itu dinomor layanan 08118186154,” terangnya.

Untuk perhari itu aduan yang masuk kelayanan tersebut lumayan banyak. “Jadi kita punya petugas khusus untuk menjawab aduan Si Sapa itu kemudian nanti kita berkoordinasi dengan bidang teknis terkait dengan KTP, KIA, Kartu Keluarga, atau perubahan biodata dan lain-lain,” bebernya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Sistem Layanan Online Kependudukan (Siloka) jilid 2 akan segera diluncurkan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

“Insya Allah nanti dengan layanan Siloka disebutnya Siloka jilid 2, akan segera dihadirkan. Jadi, misalnya mau bikin surat pindah dan lain-lain pendaftarannya di situ. Insya Allah kita berharap bulan-bulan ini, Yang pasti kami dari Dinas Kependudukan berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Tak lupa ia juga mengimbau agar warga itu mengurus dokumen kependudukan jangan saat dibutuhkan untuk keperluan

“Jangan perlu saja tapi juga ketika mereka ada perubahan-perubahan peristiwa penting kependudukan yaitu memang harus langsung diurus gitu. Jadi jangan nanti ketika sudah mepet-mepet baru diurus, baru diproses dan ketika ada kendala itu akan menghambat,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.