Wisata di Desa Wargajaya Mati Suri, ini Penyebabnya

SUKAMAKMUR – Dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4, membuat sejumlah wisata di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor mati suri.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Desa Wargajaya, Ooy Tamami bahwa seluruh wisata diwilayahnya mengalami tutup total sehingga berdampak penurunan ekonomi. “Jelas lah perekonomian masyarakat di Desa Wargajaya mengalami penurunan sangat drastis, karena mayoritas warga saya merupakan pekerja wisata dan berjualan di lingkungan wisata,” ungkapnya.

Lanjut ia mengatakan dengan adanya pandemi virus Covid 19 memberikan dampak langsung bagi masyarakat Desa Wargajaya. “Saya berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor segera memberikan solusi kepada masyarakat dan mengembalikan peningkatan perekonomian masyarakat akibat dampak dari Pandemi Covid-19,” harapnya.

Sementara itu Salah satu pengelola wisata, Deden Hidayat menyebutkan adanya perpanjangan pandemi terus menurus ini memberikan dampak bagi wisatanya. “Pastinya penurunan penghasilan bagi wisata selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mencapai 100 persen, dan ini sudah berlangsung 1 bulan kurang lebih,” jelasnya.

Deden menuturkan bahwa pegawai wisata di Curug Cipamingkis mayoritas masyarakat lokal dari Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. “Tak hanya pekerja saya yang merupakan masyarakat lokal tapi pedagang sepanjangan jalan wisata juga merupakan masyarakat desa Wargajaya, dan pastinya mereka tidak punya penghasilan akibat dampak dari PPKM ini,” tegasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.