Wilayah Warung Jambu Jadi Prioritas Pemberantasan Miras Ilegal

Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach saat memimpin pemusnahan miras hasil razia gabungan yang dilakukan selama beberapa hari ini. IST

BOGOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor bersama dengan Kecamatan Bogor Utara dan Kecamatan Tanah Sareal, melakukan pemusnahan sebanyak 1890 botol minuman keras (Miras) di Mako Satpol PP Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Senin (8/7/2024).


Pemusnahan ini merupakan hasil dari operasi yang dilakukan Satpol PP terhadap warung-warung yang diduga menjual miras tanpa izin resmi di wilayah Kota Bogor.


Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syach menyampaikan, bahwa tindakan ini diambil sebagai respons terhadap keluhan masyarakat mengenai maraknya penjualan miras ilegal.


“Kami bersama Kecamatan Bogor Utara dan Kecamatan Tanah Sareal memusnahkan barang bukti hasil penindakan terhadap razia minuman beralkohol tidak berizin di wilayah Kota Bogor. Dari periode April hingga Juni, kami mengamankan sebanyak 1890 botol minuman beralkohol yang dijual tanpa izin resmi dari pemerintah,” ujar Agustian Syach kepada wartawan.


Ia menjelaskan, bahwa operasi razia ini dilakukan di beberapa titik yang sering menjadi keluhan warga, terutama di daerah Warung Jambu.


“Sabtu kemarin kami melakukan penindakan di sana (Warung Jambu) dan mengamankan sekitar 700 botol miras dalam satu malam. Kami menindaklanjuti keluhan warga dengan serius dan akan terus melakukan razia serta pemusnahan sesuai dengan tahapan per triwulan,” ungkapnya.


Agustian Syach menjelaskan, jika pihaknya tengah fokus menertibkan lapak-lapak liar atau warung di pinggir jalan yang menjual miras.


“Setelah kita analisa, fenomena tawuran genk motor yang terjadi di Kota Bogor itu disebabkan karena mereka berkumpul di warung-warung yang menjual miras. Berkali-kali kita tindak dengan menyita dan musnahkan minumannya ternyata masih begitu terus, sehingga saya minta ke jajaran untuk mengecek perizinannya, dan jika tidak ada izin kita bongkar tempatnya,” tegas dia.


Agus mengungkapkan, berdasarkan laporan warga ada lebih dari 10 tempat yang serupa yang sering dikunjungi oleh anak muda maupun geng motor untuk kumpul kumpul atau tempat mabuk-mabukan.


“Dengan adanya laporan tersebut kita akan tindak lanjuti dengan membongkarnya. Ada sekitar kurang dari 20 warung yang sudah kita data, dan semuanya akan kita bongkar,” tandasnya.

Sementara, Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah menambahkan, pihaknya telah melakukan pemantauan berdasarkan aduan masyarakat. Setelah itu, kata Riki pihaknya melanjutkan informasi tersebut kepada Satpol PP Kota Bogor untuk ditindaklanjuti.
“Di wilayah Bogor Utara memang ada beberapa tempat yang kami pantau berdasarkan aduan masyarakat,” kata Riki.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat, terutama anak muda untuk dapat menjauhi minuman keras, sebab minuman keras dapat menyebabkan tindakan kriminal.


“Kami imbau terutama kepada para pemuda di Kota Bogor bahwa perilaku negatif seperti ini harus kita jauhi bersama,” ucapnya.


Sementara, Sekretaris Camat (Sekcam) Tanah Sareal, Uay Setiawan mengatakan, pihaknya mendukung terhadap program razia miras yang dilakukan Satpol PP Kota Bogor ini.


“Kami dari Kecamatan Tanah Sareal mendukung kegiatan Satpol PP Kota Bogor terkait razia miras ini. Jika masih ada yang terlepas dari kontrol kami, kami siap untuk mendukung dan melakukan pemusnahan miras bersama-sama,” ujar Uay Setiawan.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.