WDP Lagi, Pj Bupati Perintahkan Anak Buahnya Tagih Uang Rp6 Miliar ke Penyedia Jasa

Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu. (Khaerul Umam | Pakar)

CIBINONG – Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu memerintahkan Inspektorat dan Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) untuk menagih uang kepada sejumlah penyedia jasa usai laporan keuangan Kabupaten Bogor kembali mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK-RI Perwakilan Jawa Barat.

Asmawa mengungkapkan, predikat WDP didapatkan Kabupaten Bogor karena masih terdapat kerugian negara sebesar Rp6 miliar yang saat ini tersendat di sejumlah penyedia jasa.

“Makannya saya tugaskan Inspektorat dan BPKAD untuk menagih kerugian negara tersebut. Kita diberikan waktu 60 hari oleh BPK untuk menagih itu. Totalnya sekitar Rp6 miliar,” laga Asmawa, Kamis (1/2/2024).

Dia pun menegaskan bahwa Pemkab Bogor akan mengambil langkah tegas jika para penyedia jasa tersebut tidak memenuhi tagihan kerugian negara tersebut.

“Ya kalau (penyedia jasa) tidak mau mengembalikan uangnya maka akan kami limpahkan ke aparat penegak hukum,” tegas Asmawa.

Dia pun menginginkan ke depan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terhadap keuangan Kabupaten Bogor menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun dengan catatan semua berjalan dengan baik sesuai aturan.

“Saya menargetkan ke depan Pemkab Bogor mendapatkan predikat WTP, caranya dengan melaksanakan secara tuntas tunggakan rekomendasi BPK-RI Perwakilan Jawa Barat selama beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mendukung upaya yang dilakukan oleh Asmawa soal predikat WDP tersebut.

“Saya mendukung Pak Asmawa untuk
membenahi tata kelola pemerintahan daerah, agar ke depan dapat predikat WTP,” kata Rudy. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.