Wartawan Dilarang Masuk ke Proyek Rest Area Gunung Mas Puncak

Lokasi pintu masuk ke rest area Gunung Mas, Puncak, dipasangi seng dan kayu. Wartawan dilarang masuk. Firman | Pakar

CISARUA – Saat akan menjalankan tugas peliputan pewarta tidak berkenankan untuk melihat proses pembangunan Rest Area Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor lantaran banyaknya barang-barang yang hilang.

Pihak penyedia jasa dari PT Delta Arsitektur Persada melarang masuk lantaran sering kali banyak barang konstruksi miliki perusahan yang hilang akibat dicuri.

“Kalau mau foto boleh tapi dilaur saja, ini kita sedang adanya pemasangan kabel listrik jadi sering kehilangan, bukanya kita melarang masuk silahkan saja foto tapi tidak boleh masuk kedalam,” ungkap pelaksana lapangan PT Monang, Arianto.

Ia mengatakan, dengan banyaknya barang-barang mahal dan banyak barang yang hilang bukan hanya barang yang pihaknya miliki akan tetapi barang yang sudah lama dipasang pun ikut hilang. “Kalau mau kedalam silahkan dengan dinas perdagangan, kalau kami tidak berani untuk memberikan masuk,” katanya.

Pembangunan muka rest area serta instalasi aliran listrik yang dikucurkan oleh pemerintah Kabupaten Bogor saat ini sudah masuk tahapan 65%. “Sejauh ini progres pembangunan sudah hampir 65% tentunya nanti kita akan kerjakan selesai dengan tepat waktu,” ujarnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.