Warga Terima Komoditas BPNT Buruk, TKSK Warkon Cianjur Salahkan Agen Penyalur

Inilah daging berkualitas buruk yang terima warga dan disalurkan oleh agen dalam BPTN di Kabupaten Cianjur. Esya | Pakar

CIANJUR—Sejumlah warga keluarga penerima mamfaat (KPM) dari dana bantuan pangan non-tunai (BPNT), Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, tolak kiriman komoditas daging sapi jenis tetelan atau (daging kerewedan-Red). Pasalnya, diduga kiriman berupa daging tetelan/ kerewedan dari supler PT Ilham tersebut, tidak sesuai dengan spek atau pedoman umum (Pedum) BPNT.


Salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Warungkondang Denug Hidayat membenarkan jika dirinya telah kedatangan sejumlah warga keluarga penerima mamfaat (KPM) mengadukan keberatan dengan kiriman daging sapi jenis tetelan/ kerewedan-Red dari supplier ke Desa Jambudipa.


“Memang tadi pagi, kami telah mendapatkan aduan dari warga KPM Desa Jambudipa yang mengaku komoditas BPNT, terutama daging sapi yang berupa jenis tetelan atau daging kerewedan. Mereka KPM berharap akan mendapatkan daging sapi segar, bukan dikirim danging kerewedan,” tegas Denug kepada wartawan, di Desa Jambudipa, Rabu (18/8/2022).


Pendistribusian daging sapi berupa tetelan tersebut, lanjut Denug, telah menyalahi pedoman umum (pedum). Seharusnya, pihak supplier atau penyalur mendistribusikan komoditas BPNT yang betul-betul berkualitas. Makanya, kami meminta agar pihak Pemerintah Kabuppaten (Pemkab) Cianjur, terutama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur, dapat mengawasi kualitas komoditas BPNT. Seharusnya pihak suppler dapat mengirim komoditas yang layak komsumsi bagi masyarakat penerima KPM.


“Masa sih dikiirim daging jenis krewedan. Ya suppler jangan hanya memikirkan keuntungan saja dong, tapi harus menjaga bagaimana cara masyarakat mendapatkan komoditas BPNT yang berkualitas,” tandasnya.


Sementara itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Warungkondang, Lili Mulyadin, mengaku jika hal tersebut, sudah biasa terjadi keluhan KPM terhadap komoditas BPNT buruk. Bahkan dia menegaskan penyedia komoditas BPNT tidak mungkin menyiapkan daging sapi seutuhnya.
“Memang kalau harus bentuk daging seutuhnya itu, tidak mungkin. Pasti jenis daging itu, ada campurannya, kayak krewedan dan hal itu wajar saja,” ujar Lili saat dikonfirmasi awak media di kantor Kecamatan Warungkondang, Kamis (18/8/2022).


Lili mengaku belum menerima laporan aduan adanya komoditas daging sapi yang tidak berkualitas dari para KPM. Namun, kata Lili, selama proses penggantian KPM harus bersabar, sebab penyediaan komoditas pengganti membutuhkan waktu.


“Jika memang benar, ada keluhan dari KPM itu, bisa dikembalikan, nanti itu akan diganti. Tidak hanya daging, tapi komoditas lainnya juga. Namun, KPM harus sabar menunggu karena harus disiapkan dulu dari agennya,” bebernya.


Menurutnya, diwilayah Kecamatan Warungkondang sendiri terdapat ada sekitar 9 ribuan KPM BPNT. Saat ini yang sedang dalam proses penyaluran ada 4 desa. “Sekarang yang sedang penyaluran ada di Desa Jambudipa, Bunikasih, Bunisari di masing-masing e-warung,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.