Warga Protes, Pembangunan Jalan Kemang Oleh PT Bortram Srikandi Mangkrak

Inilah pembangunan jalan di Kemang yang mengkrak dan di protes oleh warga. Firman | Pakar

KEMANG – Pembangunan peningkatan jalan Kampung Sawah, Desa Bojong, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor diprotes oleh warga lantaran sudah alami kerusakan. Peningkatan jalan yang dikerjakan oleh PT Bortam Srikandi Mandiri senilai Rp2,3 milyar mangkrak dan sudah alami kerusakan.

“Yang retak mah banyak bukan hanya disitu saja, banyak banget, bahkan dari sambungan beton alami keretakan terus 5 meter lagi alami retak,” ungkap Andi warga sekitar.

Ia mengatakan, sudah hampir dua pekan pembanguan tersebut mangkrak dan ditinggalkan para pekerjanya, hal tersebut membuat masyarakat bertanya-tanya. “Ini belum dikerjakan lagi sama pihak kontraktor, pegawainya sudah pada balik, ini mangkrak pembangunannya sudah dua minggu,” ujarnya.

Akibat mangkraknya pembangunan jalan tersebut membuat para pedagang sekitar tidak mendapatkan penghasilan lantaran jalan kerap ditutup total. “Banyak yang terdampak akibat pembangunan, pedagang juga banyak yang ga jualan,” kata dia.

Ia menuturkan, dari pantauan yang dirinya ketahui pembangunan jalan tersebut harus segera rampung dibulan Desember, dirinya meyakini pembangunan tersebut dipastikan mangkrak. “Ini sudah masuk akhir bulan dan ini harus selesai di tanggal 20 Desember, sedangkan pembangunannya saja mangkrak,” tuturnya.

Selain mendapatkan protes, dirinya juga menyangkan petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor tidak bekerja secara optimal. “Banyak juga warga yang komplain baru selesai dibeton sudah alami keretakan, bahkan dari dinas PUPR datang cuma hanya foto-foto saja terus pulang,” jelasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DPUPR Kabupaten Bogor, Candra Trikaya enggan memberikan tanggapan terkait molornya pembangunan jalan diwilayah Kemang tersebut. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.