Warga Klaim Soal Ikan Mati di Sungai Cikaniki Hanya Puluhan Ekor Saja

Terlihat warga sedang mengambil Ikan di Sungai Cikaniki Nanggung yang mati diduga akibat perubahan suhu air dasar sungai. Jefry | Pakar

NANGGUNG – Heboh matinya ribuan ekor ikan di aliran sungai Cikaniki di Kecamatan Nanggung, ternyata Hoax. Berdasarkan pengakuan warga sekitar, hanyalah puluhan ekor saja yang mati. Jaja warga Kalong Liud penambang pasir pesisir Sungai Cikaniki mengungkapkan, matinya ikan ikan jenis Tawes, ikan Mas dan Mujair di Cikaniki beberapa hari lalu, adalah akibat mabuk lantaran air sungainya alami kekeruhan. Dan kebetulan saat itu, di sekitar Bedungan Cibongas maupun di bawah jembatan Lukut, ada beberapa warga yang sedang mencari ikan.

“Padahal jumlah ikan yang mati hanya puluhan ekor saja dan bukan ribuan…!, Sementara penyebabnya, ada tebing longsor yang membuat air sungai Cikaniki keruh,” ungkapnya.

Jadi sekali lagi ia mengklaim, untuk soal jumlah ikan yang mati gak banyak kok, cuma puluhan ekor saja. “Saya melihat sendiri kok, bahkan saat itu saya juga turun kesungai untuk mengambil ikan yang mati di Cikaniki, dan jumlahnya hanya puluhan ekor saja,” katanya.

Kapolsek Nanggung AKP Budi Santoso membenarkan, jika jumlah ikan yang mati di sungai Cikaniki pada Kamis (02/02/2022) kemarin, diketahui hanya beberapa ekor saja dan bukan ribuan ekor.

“Setelah kami lakukan penelusuran, ternyata ada tebingan yang longsor. Ditambah, ikan ikan yang mati itu memang mabuk karena air sungainya keruh kemudian ditangkap oleh warga pencari ikan,” pungkasnya. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.