Warga Keluhkan Longsor di Stasiun Maseng Tak Diperbaiki

Beginilah kondisi longsor di stasiun Maseng yang terbengkalai dan hingga kini belum diperbaiki kembali (Ist)

CIGOMBONG – Longsor di di stasiun Maseng, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, menjadi keluhan warga dan para pengendara yang melintas, diantaranya supir angkot jurusan Cihideung-Caringin. Selain menghambat perjalanan, longsor juga jadi potensi rawan kecelakaan.


Toren supir angkot yang biasa mangkal di pasar rakyat Cijeruk mengeluhkan longsor sudah lebih dari 7 bulan, namun terkesan dibiarkan oleh PT KAI, karena lama menangani longsornya jalur Caringin-Cihideung. “Tentunya bukan saya saja yang mengeluhkan lambatnya penanganan longsor di Maseng, semua supir juga mengeluhkan,” ucap Toren ketika ditemui Pakar di pangkalan angkot Pasar rakyat Cijeruk.


Longsor di Maseng lanjut dia,  menyebabkan kendaraan menjadi satu arah, sehingga kendaraan harus antri terlebih dahulu, namun hal ini akan rawan kecelakaan. “Jalurnya jadi Satu arah, dan berupa turunan, ini akan menyebabkan rawan kecelakaan, saya khawatir ketika pas turunan ada kendaraan yang remnya blong sangat membahayakan pengendara yang lain,” paparnya.


Untuk hari Jum,at tambah dia, antrian lebih panjang dan lama, sebab arus lalu lintas tidak ada yang mengatur, sehingga antrian lebih panjang dan lama. “Hari-hari biasa ga panjang, paling 5-6 kendaraan, tapi kalo hari Jum,at antrian panjang soalnya ga ada laki-laki yang ngatur,” paparnya.


Hal yang sama diungkapkan Pedung, dirinya meminta agar longsor Maseng segera dipercepat untuk diperbaiki, karena merugikan pengguna jalan, selain itu stasiun Maseng terlihat berantakan. “Harusnya PT KAI gerak cepat untuk memperbaiki jalan Maseng, menurut informasi yang saya dapat katanya sesudah lebaran Idul Fitri, namun sampai hari ini belum juga ada tanda-tanda akan diperbaiki,” pungkasnya . UJG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.