Warga Gelar Syukuran Karena Jalan Kampung Pasir Pamijahan Selesai Dibangun Oleh Samisade

PAMIJAHAN – Warga Kampung Pasir Kaung RW 04 dan Kampung Pasir salam RW 05 Desa Gunung Bunder II, Kecamatan Pamijahan, melakukan syukuran atas pembangunan jalan dari program satu milyar satu desa (Samisade).

Mengingat pembangunan betonisasi jalan tersebut penghubung antara Desa Gunung Bunder II dan Desa Gunung Bunder I dengan pagu anggaran 1 Milyar.

Kepala Desa Gunung Bunder II Andri Ibrohim mengatakan, tahapan pertama pembangunan samisade sudah selesai sehingga masyarakat melakukan syukuran atas pembangunan jalan penghubung antara Desa.

“Mengingat program samisade tahapan pertama ini sudah selesai sehingga membuat warga sekitar yang merasakannya antusias dan membuat syukuran sehingga, saya ikut berterimakasih dan mengapresiasi kepada Bupati Bogor Ade Yasin yang sudah memberikan kepercayaan atas program samisade kepada Desa Gunung Bunder II,” ungkapnya kapada Pakar Online, Kamis (9/9/2021).

Mengingat lokasi tersebut sudah lama tidak dibangun terkait infrastukturnya, sehingga dengan program samisade ini saya prioritaskan untuk dibangun. “Tentunya dalam pembangunan ini kita libatkan masyarakat untuk kepentingan padat karya, sehingga masyarakat pun ikut merasakan dampak terhadap pembangunan dan perputaran ekonomi pun ikut dirasakan,” ujarnya.

Dirinya mengajak kepada masyarakat agar menjaga dan merawat jalan tersebut, sehingga program samisade pun bisa kembali dirasakan di tahun depan. “Saya mengimbau kepada masyarakat agar menjaga dan merawat jalan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga jalan pun ikut awet dan tidak mudah rusak, semoga program ini berkelanjutan agar pembangunan diwilayah dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 04/04 Encep mengatakan, kegiatan ini salah satunya bentuk rasa syukur masyarakat kepada pemerintah Desa maupun pemerintah daerah atas pembangunan jalan dari program samisade.

“Saya turut berterimakasih kepada Bupati Bogor Ade Yasin dan juga kepada camat Pamijahan yang dimana membangun jalan ini tersebut, mengingat jalan ini terakhir kali dibangun pada tahun 2008 dari program PNPM,” ucapnya.

Menurut Encep, pembangunan ini tentunya memudahkan masyarakat untuk melakukan kegiatan seperti mengangkut barang dan hasil pertanian. “Mayoritas penduduk sih berpenghasilan dibidang pertanian dan wiraswasta ya, tentunya dalam hal ini masyarakat antusias sekali,” tutupnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.