Warga Gelar Aksi Demo Tolak Penutupan TPU Pahlawan Dreded dan Larangan Ziarah

Warga yang berada di sekitar TMP Dreded, melakukan aksi demo menolak ditutupnya TPU dan larangan berziarah, Rabu (12/5/2021). Syarif|Pakar

BOGOR – Puluhan warga di sekitar lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pahlawan Dreded, melakukan aksi demo menolak kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait penutupan TPU dan larangan ziarah pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 ini. Aksi demo dilakukan warga dengan memasang sejumlah spanduk dan kertas karton bertuliskan penolakan di depan TMP Pahlawan, Rabu (12/5/2021) sore.

Salah satu peserta demo, Andri warga RW 08, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, mengatakan, selama ini mayoritas warga disekitar TMP Dreded menggantungkan usahanya ketika lebaran di TPU. Dengan adanya kebijakan penutupan TPU dan karangan berziarah, sangat merugikan warga. “Hampir 90 persen warga kami mencari rejeki saat lebaran di TPU, kalau TPU ditutup dan warga dilarang ziarah, warga kehilangan mata pencaharian usahanya,” katanya.

Warga yang menggantungkan usaha di TPU diantaranya, dari mulai berjualan kembang, pembersih makam, tukang parkir, pedagang dadakan dan lain sebagainya. “Kebijakan pemerintah ini memang sangat merugikan warga. Kami minta kepada pemerintah agar masyarakat besok boleh berziarah,” tegasnya.

Senada, warga lainnya Ridwan meminta kepada pemerintah untuk memberikan kelonggaran kepada masyarakat yang akan berziarah. Ia juga menegaskan bahwa warga mendukung penuh program pemerintah dalam penanganan COVID-19, tetapi warga juga harus dipikirkan nasibnya, jangan sampai mereka kehilangan usaha dan pemerintah tidak ada solusi apapun.

“Aturan ini sangat dadakan dan warga tidak tahu kalau TPU ditutup besok pas lebaran. Bagaimana nasib warga, apakah pemerintah tanggung jawab?. Kami pokonya minta TPU tidak ditutup besok, kalaupun mau dijaga supaya tidak berkerumun, silahkan saja. Tapi perbolehkan warga ziarah,” tandasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.