Warga Desak Pemkab Selesaikan Jalan Tarikolot-Gunungsari

Rusal jalan Tarikolot-Gunungsari di Citeureup yang belum selesai dikerjakan. IST

CITEUREUP – Masyarakat Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor menyesalkan proyek jalan Tarikolot-Gunungsari masih belum dilanjutkan.

Akibat proyek gagal ini lalulintas di ruas jalur tersebut menjadi krodit

Warga Tarikolot, Samsudin mengungkapkan jika warga di wilayahnya sudah sangat kesal dengan proyek pembangunan jalan Tarikolot-Gunungsari yang tidak selesai.

“Gegara jalan tidak selesai, aktivitas warga sangat terganggu,” ujar Samsudin belum lama ini.

Warga, sambungnya, meminta proyek betonisasi jalan Tarikolot-Gununsari segera dilanjutkan. Bahkan, ia tidak ingin jika sebelum lebaran jalan itu masih belum dikerjakan.

“Warga akan demo jika proyek jalan Tarikolot-Gunungsari tidak dikerjakan secepatnya,” tegasnya.

Sebelumnya, kekesalan pun dilontarkan anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Teguh Widodo. Ia bahkan mengaku kesal dengan proyek Betonisasi pada ruas jalan Tarikolot-Gunungsari yang tidak selesai di tahun anggaran 2023 ini.

Menurutnya, kegagalan proyek betonisasi ruas jalan Tarikolot-Gunungsari telah banyak merugikan masyarakat, dari mulai aktivitas hingga ekonomi masyarakat.

“Saya sangat kecewa dengan mangkraknya proyek betonisasi ruas jalan Tarikolot-Gunungsari,” kesalnya.

Perlu diketahui, proyek Betonisasi ruas jalan Tarikolot-Gunungsari yang dikerjakan PT Beta Lestari Prima dengan Anggaran proyek yang bersumber dari APBD Pemkab Bogor sebesar Rp 1.338.748.600 ini harusnya selesai di akhir Desember ini.

Dalam Surat Perintah Kerja (SPK) proyek betonisasi ruas jalan Tarikolot-Gunungsari dikerjakan mulai 4 Agustus 2023 dengan masa kerja 120 hari kalender.

Sementara, konsultan pengawas Dimensi Ronakon, Ponco menyebut mangkraknya proyek betonisasi ruas jalan Tarikolot-Gunungsari akibat kontraktor terkendala modal.

Namun begitu, ia meminta saat itu pekerjaan harus selesai sesuai jadwal.

“Namun tetap tidak bisa dilaksanakan, dan kami masih terus menunggu kesiapan kerja dari kontraktor, dengan tentunya denda berjalan nantinya,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.