Warga Aniaya Pelaku Pencuri Terong Saat di Interogasi di Balai Desa Leuwisadeng

Terduga pelaku pencurian terong saat dianiaya oleh sejumlah warga saat di interogasi di balai desa Leuwisadeng. (Ist)

LEUWISADENG – Miris, pelaku pencurian terong dipukuli massa di Aula Kantor Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, saat dilakukan interogasi. Sejumlah warga menganiaya dan memukuli pelaku, bahkan salah warga membawa senjata tajam.

Ironisnya, peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Minggu (26/05/24) dini hari itu, disaksikan langsung oleh balita yang juga anak dari pelaku. Kejadian itupun sempat diabadikan melalui video salah satu warga yang memperlihatkan betapa brutalnya warga menganiayanya pelaku pencuri terong tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pelaku nekat mencuri terong hanya untuk memenuhi kebutuhan makan karena lapar.

“Keributan terjadi dipicu akibat adanya salah satu petani terong kemalingan yang dilakukan oleh salah satu warga,” ungkap staf Desa Leuwisadeng, Deri Darmawan.

Akibat kejadian tersebut, menurutnya kerugian yang dialami oleh warga sekitar 2 karung terong dengan nominal sekitar Rp500.0000. Keributan tersebut terjadi di Aula Kantor Desa setempat dan aksi penganiayaan dilihat oleh istri palaku serta anak pelaku yang masih dibawah umur.

“Awal keributan terjadi lantaran pelaku tidak mengakui tindakan yang dilakukan, sehingga keluarga korban emosi hingga melalukan pemukulan terhadap pelaku di kantor desa,” paparnya.

Selain aksi pemukulan, salah satu warga membawa senjata tajam serta hendak melakukan penusukan terhadap pelaku pencurian. “Iya salah satu keluarga korban membawa sajam, hel tersebut karena pernyataan pelaku berbelit-belit saat diintrogasi warga,” jelasnya.

Aksi pencurian tersebut dilakukan oleh pelaku lantaran pelaku merasa kepepet lantaran anak dan istrinya kelaparan sehingga melakukan tindakan pencurian. “Iya infonya kaya gitu, jadi maling terong untuk makan keluarganya dan dari hasil kejadian ini diselesaikan dengan secara kekeluargaan,” tuntasnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.