Waduh, Simpang Ciseeng Makin Semrawut

0

CISEENG – Simpang jalan Ciseeng merupakan titik pertemuan antara jalur jalan kelas kabupaten yang menghubungkan antara Kecamatan Ciseeng, Kemang, Gunungsindur, Rumpin dan Parung.

Strategisnya simpang Ciseeng dapat terlihat dengan tingginya intensitas lalu lintas di area tersebut, terutama saat jam sibuk yaitu waktu pagi dan sore hari. Namun sayang, hingga saat ini di lokasi tersebut tidak ada rambu dan lampu lalu lintas, sehingga terlihat semrawut.

“Biasanya kepadatan lalu lintas terjadi pagi dan sore hari. Tidak ada rambu dan lampu pengatur lalu lintas. Jadi sangat berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas,” cetus Azhar Paul (52) warga sekitar simpang Ciseeng, Rabu (13/1/2021).

Kepala Desa Ciseeng, Rahmat Bukhori Muslim mengatakan, memang hingga saat ini belum ada lampu lalu lintas yang terpasang di lokasi tersebut. “Dulu sempat ada, namun sudah lama rusak dan tidak berfungsi lagi. Masyarakat memang membutuhkan hal tersebut,” ucap Rahmat, sapaan akrabnya.

Sementara Komandan Pos Dishub Ciseeng, Sulaiman mengakui jika di lokasi tersebut belum ada rambu dan lampu lalu lintas. Ia juga mengakui belum adanya batu pembatas/pisah (greeder) di antara ruas jalan tersebut.

“Nanti akan saya akan laporkan ke pimpinan, terutama bidang sarana dan prasarana lalu lintas. Semoga bisa ditindaklanjuti,” pungkas Sulaeman. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.