Wabup Prihatin Atas Warganya Yang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Ade Armando

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan. (Yusman | Pakar)

CISARUA – Kasus pengeroyokan Ade Armando, dosen sekaligus pegiat media sosial hingga menyeret salah satu warga Kampung Cijulang RT 5 RW 5 Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor menjadi tersangka ternyata menyedot perhatian Wakil Bupati Iwan Setiawan.

Menurutnya, kejadian yang menimpa Ade Purnama warga Kabupaten Bogor seharusnya tidak terjadi jika pelaku tidak ikut-ikutan turun ke Jakarta.

Sebab, kata dia, seharusnya Ade Purnama sadar diri jika demo beberapa waktu lalu adalah agendanya para mahasiswa.

“Sekarang begini, okelah sebenarnya Ade Purnama ini gak berniat memukul Ade Armando, tapi karena ada di lokasi dan terprovokasi, akhrinya terpancing dan ikut memukuli,” ujar Iwan Setiawan kepada wartawan, Kamis (14/4/2022).

Padahal, kejadian tersebut tentunya merugikan dirinya sendiri karena harus berurusan dengan Kepolisian. Ia juga meyakini, selain dia, keluarga juga akan kena imbas dari kejadian tersebut, apalagi di saat bulan suci Ramadan ini.

“Kan dia lagi kerja di hotel sebagai satpam, kenapa harus ikut-ikutan,” sesalnya.

Untuk itu, sambung Wabup, kejadian yang menimpa Ade Purnama harus menjadi pelajaran bagi kita semua.

Dan rerkait ini, ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar tidak terbawa dengan aksi-aksi yang bukan tufoksinya.

“Minimal tahu kalau itu bukan urusan dia, dan tahu tugas dan fungsinya saja,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa Ade Purnama benar warga Puncak Cisarua, dan saat ini tinggal di Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Ia berharap, persoalan yang menimpa Ade Purnama bisa selesai, dan dia harus berjiwa besar dengan menyerahkan diri ke Kepolisian. “Kan katanya informasi masih buron,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu keluarga dari Ade Purnama bernama Aweng yang berhasil ditemui wartawan menyebutkan, jika dalam keseharian Ade seperti orang pada umumnya, ia tidak pernah macam-macam dan bergaul seperti warga pada umumnya.

“Iyah kerja jadi satpam di Hotel Jimmers,” ucapnya.

Ia juga mengaku tidak faham jika Ade Purnama berada di Jakarta saat Mahasiswa demo. “Itu juga yang jadi tanda tanya keluarga,” singkatnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.