Wabup Minta Kemenkes Bayar Piutang ke RSUD

RSUD Ciawi di jalan Moh Toha. Yusman | Pakar

CISARUA – Empat Rumah Sakit Umum Daerah Di Kabupaten Bogor mengalami kendala keuangan menyusul sulitnya penagihan piutang ke Kementerian Kesehatan RI terkait penanganan pasien Covid-19.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, klaim penagihan piutang 4 RSUD ke Kementerian Kesehatan mengalami kesulitan.

Bayangkan, kata Wabup, terakhir pembayaran piutang oleh Kemenkes ke empat RSUD ini dilakukan pada Desember tahun 2020 lalu.

“Sekarang kan sudah hampir enam bulan, tapi masih tetap piutangnya belum di bayar,” ujar Iwan Setiawan kepada wartawan.

Ia meminta agar Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Kesehatan untuk memudahkan regulasi penagihan agar tidak jangan terlalu banyak birokrasi.

“Jangan terlalu ribet lah, karena ini darurat, karena kalau ngomong darurat apapun buka bila perlu bendungan saja dijebol,” ungkapnya.

Jadi berbicara darurat, lanjut dia, ada kelonggaran aturan penagihan piutang, Pemerintah Pusat atau Kemenkes harus membuka lebar.

“Yang punya pemikiran kita di daerah akan menyalahgunakan anggaran itu, itu tidak ada,” bebernya.

Ia mencontohkan, RSPG saja yang notabenenya rumah sakit Kemenkes memiliki tagihan hampir Rp32 miliar yang belum dibayar terhitung dari bulan Januari hingga Juli 2021 ini.

Belum lagi RSUD Cibinong, Ciawi, Leuwiliang dan Cileungsi yang masing-masing tagihannya mencapai Rp40 miliar.

“Kan ini akan berdampak pada keuangan daerah, bisa goyang keuangan kita,” tegasnya.

Bahkan, ia menambahkan, ada beberapa rumah sakit swasta yang terkendala obat-obatan. “Belum lagi untuk pembelian APD, bayar Nakes,” terangnya.

Soal penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah akan terus serius dan komit menanganinya. Hanya saja, Pemerintah Pusat agar lebih memudahkan soal anggaran ke daerah khususnya rumah sakit-rumah sakit yang akan mengklaim piutangnya.

“Jangan kami di daerah dipaksa untuk menerapkan kebijakan pusat, tapi kebutuhan kita di daerah malah ditahan, karena ini darurat ini harus di buka, Keuangan juga harus ada langkah yang longgar,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.