Usulan Enam Pemdes Sukaraja Tak Terealisasi, Aktivis Bogor Nyinyir Dewan Dapil I

Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor masa sidang III Tahun 2021-2022 di Aula Kantor Kecamatan Sukaraja. (Ali | Pakar)

BOGOR – Pembangunan infrastruktur masih menjadi primadona Pemerintah Desa (Pemdes) di Kecamatan Sukaraja, dalam mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi Bogor termaju.

Anehnya, saat reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor masa sidang III Tahun 2021-2022 di Aula Kantor Kecamatan Sukaraja lalu, tidak merestui usulan pembangunan yang didambakan oleh masyarakat maupun desa.

Akibat usulan tidak direspon, Aktivis Bogor, Irfan, angkat bicara dan menyayangkan wakil rakyat dari Dapil I yang tidak merespon usulan pembangunan infrastruktur di enam desa se-Kecamatan Sukaraja.

“Mereka (Desa-red) adalah ujung tombak roda pemerintahan yang ada di pelosok yang ingin memajukan roda perekonomian di desa. Ini kenapa wakil rakyat dari dapil I tidak memperjuangkan di wilayahnya sendiri. Kalau begitu, jangan dipilih lagi pada pesta rakyat mendatang,” kata Irfan kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Menurutnya, dalam memajukan pembangunan di lingkungan masyarakat Sukaraja, wakil rakyat harus melek mata dan harus merealisasikan usulan pembangunan di setiap desa.

“Wakil rakyat dipilih oleh rakyat dan harus ingat kepada rakyat. Jangan hanya ada kepentingan sendiri dong. Saya meminta kepada dewan khusus dari dapil I, harus peduli terhadap pembangunan di wilayahnya. Karena, usulan itu dari masyarakat yang disampaikan ke pemdes dalam kepedulian pada lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Sukaraja, Ria Marlisa mengatakan, masih banyak usulan dari kecamatan yang belum terealisasi ketika diusulkan pada reses masa sidang II lalu.

Lanjut dia, usulan itu dari enam pemdes di Kecamatan Sukaraja antara lain, pembangunan GOM di Desa Cijujung, Pengadaan TPU di Cilebut Barat, Pembangunan SMPN 3 di Cilebut Barat, Pembangunan TPT SMAN 01 Sukaraja Desa Cikeas dan Pengadaan saluran irigasi di Desa Nagrak.

“Masih ada beberapa pembangunan yang diusulkan pada reses masa sidang II dan III di wilayah Kecamatan Sukaraja hingga saat ini belum terealisasi, padahal usulan tersebut menjadi skala prioritas di beberapa desa,” ujar Ria.

Camat berharap, kepada anggota dewan, khususnya dari Dapil I, dapat mengawal usulan yang belum terealisasi tersebut.

“Kita sudah mengusulkan kembali pada reses masa sidang ketiga, agar usulan dari enam desa di Kecamatan Sukaraja dapat terwujud dalam memajukan pembangunan di wilayahnya masing-masing,” harapnya. =ALI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.