Usai Sidang, Pengendara Moge Ngaku Gak Tau ada Sistem Gage di Kota Bogor

Tiga orang pengendara Motor Gede (Moge) saat mengikuti sidang pelanggaran PPKM sistem Ganjil-Genap (Gage) di halaman Balaikota Bogor, Sabtu (13/2/2021). (SYARIF)

BOGOR – Sidang pelanggaran PPKM sistem Ganjil-Genap (Gage) dilakukan terhadap tiga orang pengendara Moge di halaman Balai kota dan disaksikan langsung Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dan Wali Kota Bogor Bima Arya, Sabtu (13/2/2021). Ketiga pengendara Moge memohon maaf kepada masyarakat karena telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

Salah satu pengendara moge, Hafardi mengaku tidak mengetahui jika di Kota Bogor sedang ada penerapan ganjil genap. “Kami mewakili teman-teman lain memohon maaf kepada Walikota dan Kapolresta serta Satgas Covid-19 Kota Bogor maupun masyarakat atas ketidak nyamanan yang ditimbulan dari kegiatan kami hari jumat pagi lalu. Kami semua tidak tahu ada Gage di Kota Bogor,” ucapnya.

Dengan demikian, dirinya menerima apapun sanksi yang diberikan oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor, karena menurutnya sebagai warga negara kedudukannya sama dimata hukum. Para pengendara Moge itupun dikenakan sanksi denda Rp250 setiap motor berpelat ganjil. Dari total 12 motor, terdapat 3 motor berpelat ganjil yang terkena sanksi denda.

“Kami sebagai warga negara yang taat hukum dan juga sama kedudukannya dimata hukum, kami sudah menjalankan sanksi yang diterapkan oleh pemkot Bogor, sehingga ini menjadi pelajaran bagi kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan terkait rombongan Moge yang melintas di Kota Bogor saat Gage. Jadi, rombongan Gage akan mengikuti kegiatan club motor di kawasan Puncak dan otomatis karena berangkat dari Tangerang melintasi Kota Bogor. Saat itu, semua tidak tahu kalau ada aturan Gage di Kota Bogor. “Iya, kemarin ada giat aja kumpul di puncak,” terangnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.