Usai Divaksin, Lebih Protect Menjaga Lingkungan, Ini Kata Dokter Zen

Dokter Zen saat disuntik vaksin, di Puskesmas Cimandala, beberapa waktu lalu. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Sekretaris Dinas Kesehatan, Achmad Zaenudin mengaku tidak banyak merasakan dampak selain mudah mengantuk pasca menerima Vaksin Covid-19, 28 Januari lalu.

“Alhamdulilah kondisinya baik-baik saja. Cuma cepat ngantuk saja,” katanya kepada PAKAR, Selasa (2/2/2021).

Di samping itu, pria yang akrab disapa dokter Zen ini juga mengaku lebih protect terhadap dirinya sendiri untuk lebih mengatur pola kerja di luar rumah.

Menurutnya, setelah penyuntikan Vaksin Covid-19 bukan berarti penerima vaksin bebas daripada virus. Proteksi diri menjadi salah satu hal untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 terutama saat bertemu dengan banyak orang.

“Karena di tubuh kita saat divaksinasi ada virus yang dilemahkan dengan harapan akan membentuk antibodi, tapi tetap saja protokol kesehatan harus tetap dijaga. Saya juga lebih protect terhadap diri pribadi,” ungkap dokter Zen.

Sementara, jaminan keamanan Vaksin Covid-19 telah diberikan pemerintah. Bahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga memastikan jika vaksin yang diberikan merupakan upaya untuk mengurangi transmisi atau penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, hingga mencapai kekebalan kelompok masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat agar tetap produktif.

“Vaksin produksi Sinovac ini telah bekerja sama dengan PT Bio Farma , telah mendapat persetujuan dari Badan POM untuk penggunaan dalam kondisi darurat. Bahkan Majelis Ulama Indonesia juga sudah menyatakan vaksin ini adalah suci dan halal,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.