Usai Dibongkar, Pedagang di Puncak Bakar Puing Bangunan Lapak

Terlihat pedagang sedang membakar puing bangunan lapak yang sudah dibongkar petugas Satpol PP. Firman | Pakar

CISARUA – Setelah di bongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, para pedagang membakar lapaknya di bahu Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor. Walaupun melakukan perlawanan hingga terjadi baku hantam antara pedagang dan pihak Satpol PP, akhirnya para pedagang legowo lapak jualannya dibongkar.

“Pembakaran ini bukan hanya sebatas kekecewaan pedagang, tapi cara pembongkaran juga yang membuat kami kecewa. Kami meminta kepada pemerintah khususnya Kabupaten Bogor agar setelah ini dikembangkan dan masyarakat lebih sejahtera,” ungkap pedagang, Kaman.

Menurutnya, para pedagang hanya berjualan kopi dan mie instan serta harus di usik dan dianiaya oleh pemerintah. “Kami sebagi rakyat kecil hanya jualan kopi dan mie harus di usik, sedangkan resto dan villa yang besar tidak diusik, ini ada apa?,” ujarnya.

Dirinya beserta keluarganya yang merupakan asli warga Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sudah sejak lama bahkan puluhan tahun berjualan di lokasi tersebut. “Kalau berjualan sudah lebih dari puluhan tahun dan setelah pembongkaran kami puasa terlebih dahulu karena tidak ada pemasukan,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Tibum Satpol PP Kabupaten Bogor, Rhama Kodara mengatakan, aksi pembakaran puing bangunan lapak tersebut salah satu bentuk kekecewaan para pedagang atas kegiatan yang terjadi hari ini.

“Sebetulnya kalau pembakaran itu gak boleh, cuma kondisinya lagi kaya gini gimana, intinya mah kondusif dulu, kedepannya setelah dibongkar tim dari Dinas Lingkungan Hidup juga akan melakukan pembersihan,” ujarnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.