Unida Bogor Laksanakan PKKMB, Bertekad Wujudkan Mahasiswa Bertauhid

Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2022/2023 di Lapangan Bina Tauhid, Kampus Unida, Ciawi, Kabupaten Bogor. (Dok.Unida)

CIAWI – Universitas Djuanda (Unida) Bogor, melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2022/2023 di Lapangan Bina Tauhid, Kampus Unida, Ciawi, Kabupaten Bogor.

Bertajuk “Internalisasi 21 Nilai Karakter Tauhid untuk Mewujudkan Unida unggul”, kegiatan yang diawali dengan upacara pembukaan pada 12 September kemarin itu dilaksanakan selama tiga hari sampai 14 September 2022.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unida, Aal Lukman Hakim, dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan PKKMB atau Ta’aruf ini merupakan kegiatan awal yang harus diikuti oleh mahasiswa baru dalam memasuki perguruan tinggi.

“Kami ucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru di Kampus bertauhid, tentu ini menjadi kebanggaan bagi kita semua dan kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa koordinasi yang baik antar panitia,” katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima PAKAR, Selasa (13/9/2022).

Dalam kegiatan itu, panitia melibatkan semua unsur pimpinan universitas baik dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Program PKKMB ini dimaksudkan untuk mempercepat adaptasi bagi mahasiswa baru dengan lingkungan Kampus Bertauhid Unida.

“Selama kegiatan ini akan diisi materi sesuai dengan pendoman dari Kementerian Pendidikan,” ungkap Aal Lukman Hakim.

Acara PKKMB sendiri resmi dibuka oleh Rektor Unida Prof Suhaidi secara simbolis dengan melepaskan balon sesuai warna-warna fakultas yang ada di Unida.

“Dari kegiatan PKKMB ini mahasiswa diharapkan dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar agar proses pembelajaran berlangsung dalam atmosfer akademik yang kondusif, mudah memahami makna program studi yang dipilih sehingga dapat melakukan akselerasi pemahaman kompetensi capaian pembelajaran lulusan, dan cepat beradaptasi memahami makna lembaga kemahasiswaan seperti BEM, UKM dan Himpunan Profesi yang akan dimasukinya guna mengembangkan minat, bakat dan profesinya,” kata Suhaidi.

Suhaidi dalam arahannya menuturkan bahwa sesuai tema PKKMB Unida tahun 2022 ini diharapkan bagi mahasiswa baru dapat menjadi titik awal dalam pembinaan karakter jati diri mahasiswa Unida sesuai dengan 21 Nilai Karakter Tauhid yang terdiri dari Local Wisdom (Cageur, Bageur, Bener, Pinter dan Singer), National Wisdom (Nasionalitas, Integritas, Loyalitas, Respeksitas, dan Kapasitas) Global Wisdom (Awareness, Accountability, Participatory, Creativity, dan Adversity), serta Spiritual Wisdom (Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah, dan Istiqomah) dengan akhlakul karimah sebagai sasaran (goals) yang akan dicapai.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) Bambang Widjojanto turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru.

Dia mengatakan, pesatnya perkembangan dan kemajuan teknologi, membawa dampak yang siginifkan khususnya dalam dunia pendidikan yang saat ini memberikan kesempatan terbuka bagi setiap orang untuk dapat belajar secara merdeka.

“Mahasiswa yang hadir berdiri di sini untuk mewujudkan seluruh semangat dan cita-cita, anda termasuk 20 persen dari seluruh populasi Indonesia yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Kami di Universitas Djuanda tidak hanya ingin kalian memiliki kompetensi yang tinggi, kami juga menginginkan adab dan akhlak yang baik itu sebabnya Unida mempunyai tagline Kampus Bertauhid,” tegas Bambang.

“Belajar itu bagian dari proses penting, anda telah mulai menuliskan sejarah hari ini dicatat 12 September 2022 awal anda menginjakkan kaki dan 4 tahun kemudian anda akan lulus, dan salah satu dari lulusan ini akan menjadi the next leader Indonesia, selamat datang orang-orang hebat yang hadir pada pagi hari ini,” sambungnya.

Pada hari pertama, mahasiswa baru diberikan materi di oleh para narasumber di Aula Gedung E dan F Kampus Unida.

Beberapa narasumber tersebut di antaranya
Chancellor Unida Martin Roestamy, Penasehat Pendidikan Tinggi YPSPIAI Prof Uman Suherman, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Tauhid (BPPT) Unida Syamsudin Ali Nasution, serta Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Aal Lukmanul Hakim.

Dalam kesempatan itu, Chancellor Unida Martin Roestamy memaparkan materi tentang kehidupan berbangsa dan bernegara kontemplasi pancasila dalam tauhid. Dia memaparkan bahwa perjanjian kebangsaan dalam bentuk NKRI berdasarkan Pancasila dengan sila pertama menjiwai sila-sila lainnya yang menegaskan religiusitas dan ketauhidan.

“Universitas Djuanda Bogor adalah satu-satunya universitas yang memiliki tagline Kampus Bertauhid berkomitmen penuh guna membentuk manusia yang memiliki kecerdasan yang utuh dan menyeluruh untuk menggenggam dunia dan menggapai akhirat,” kata Martin Roestamy yang juga merupakan Ketua Pembina YPSPIAI.

Sementara itu, pada paparan materi yang disampaikan oleh Prof Uman Suherman berkenaan dengan Sukses Belajar di Unida, Sukses Masa Depan di Masyarakat mengemukakan bahwasanya terdapat 10 keterampilan utama masa kini yang perlu dimiliki oleh para genarasi muda.

Di antaranya yakni, Complex Problem Solving, Critical Thinking, Creativity, People Management, Coordinating with Other, Emotional Inteligent, Judgment and Decision Making, Service Orientation, Negotiation, dan Cognitive Flexibility.

“Dalam konteks keterkaitan mahasiswa dan masa depan, yaitu mahasiswa merupakan pemimpin masa depan, mahasiswa menjadi investasi masa depan, juga hal penting, kesuksesan masa depan bukan ditunggu, tetapi dicari dan diperjuangkan,” tegasnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.