Unida Bogor Dipercaya Jadi Penyelenggara Program Kejar Mutu di NTT dan Papua

Universitas Djuanda (Unida) Bogor dipercaya menjadi penyelenggara program kejar mutu II di Wilayah Timor Tengah Selatan NTT dan Biak Numfor Papua. (Dok | Unida)

CIAWI – Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi memberikan kepercayaan kepada Universitas Djuanda (Unida) Bogor melalui Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRPM) Unida Bogor untuk melaksanakan program kejar mutu II di Wilayah Timor Tengah Selatan NTT dan Biak Numfor Papua.

Agenda yang dilaksanakan pada 11 November di NTT dan Papua 16 November 2021 itu diselenggarakan untuk melaksanakan pendampingan mengejar ketertinggalan pembelajaran (catch up learning) dan psikososial siswa yang mengalami loss learning selama hampir 2 tahun Pandemi Covid-19.

Kegiatan ini telah dimulai dengan kegiatan persiapan dan pembekalan program kejar mutu kepada tenaga ahli dan tim fasilitator.

Kegiatan Kejar Mutu II di wilayah Timor Tengah Selatan NTT dihadiri oleh Kepala Dinas P&K Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT, Dominggus J.O. Banunaek, Perwakilan Direktorat SD Kemendikbudristek, Ariati Dano, dan Wulan Ayu, Tenaga Ahli Program Kejar Mutu II Universitas Djuanda Bogor, La Ode Amril, Koordinator Fasilitator, Aloisius L. Son, Para Kepala Sekolah Sasaran Program Kejar Mutu II serta para Fasilitator dari 10 Sekolah Sasaran Program.

Sedangkan kegiatan di Biak Numfor Papua ini dihadiri oleh perwakilan Direktorat Sekolah Dasar kemendikbudristek, Diah asih Sukesi dan Lailatul Machfudhotin, Kabid GTK Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Tenaga Ahli dari dosen Unida, Resti Yektyastuti, pengawas sekolah, para kepala sekolah sasaran, perwakilan guru, koordinator dan para fasilitator.

Pada pembukaan Kejar Mutu II di wilayah Timor Tengah Selatan NTT, Perwakilan Direktorat SD Kemendikbudristek, Ariati Dano. dalam sambutannya menyatakan program Kejar Mutu melalui Pendampingan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas bertujuan untuk menanggulangi learning loss terutama pada literasi, numerasi, dan psikososial siswa Sekolah Dasar, terutama untuk wilayah-wilayah dengan kategori 3T dan Non-3T dan program ini sebagai wujud kehadiran Pemerintah Pusat RI dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia terutama pasca pandemi Covid-19 dan memasuki era new normal.

Kepala Dinas P&K Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT, Dominggus J.O. Banunaek, dalam sambutannya menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik program Kejar Mutu yang dilenggarakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT yang diselenggarakan oleh Direktorat SD KemdikbudRistek.

“Harapannya semoga melalui program ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT. Selain itu, diharapkan juga agar program seperti ini terus dilakukan ditahun-tahun selanjutnya demi peningkatan mutu pendidikan serta kedepannya 10 sekolah sasaran program ini dapat menjadi pengimbas bagi sekolah lain di Kab. TTS agar sekolah lain juga memperoleh manfaat dari program ini,” ungkap Dominggus J.O. Banunaek, dalam keterangan tertulisnya yang diterima PAKAR, Senin (6/12).

Selanjutnya Tenaga Ahli Program Kejar Mutu II Universitas Djuanda Bogor untuk wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT, La Ode Amril, dalam penyampaiannya menyatakan bahwa pihaknya
berupaya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam peningkatan dan pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Program ini sudah disiapkan secara maksimal dengan dilakukan pembekalan kepada para fasilitator yang nantinya akan bertugas di sekolah sasaran masing-masing yang sudah disepakati dan para tenaga pendamping atau fasilitator Program kejar mutu II melalui pendampingan PTM Terbatas di TTS akan melakukan pendampingan kepada para siswa SD mulai 12 Nov 2021 hingga 12 Desember 2021,” tuturnya.

Selanjutnya dalam pembukaan Kejar Mutu II di Biak Numfor Papua, perwakilan direktorat sekolah dasar kemendikbudristek, Diah Asih Sukesi mengharapkan para kepala sekolah sasaran kejar mutu melalui pendampingan PTM di wilayah Kabupaten Biak Numfor Papua dapat memanfaatkan program ini sebagai upaya dalam peningkatan mutu pendidikan pendidikan di Sekolah dasar untuk memulihkan learning loss karna Pandemi Covid-19.

“Para kepala sekolah dapat berkodinasi dengan para fasilitator dalam pelaksanaan kejar mutu di sekolah demi tercapainya tujuan dari program ini,” tutur Diah Asih Sukesi.

Kabid GTK mewakili Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Biak Numfor, Japosman Situmorang dalam paparannya menyampaikan apresiasi dari Kabid GTK karena biak numfor Papua menjadi salah satu wilayah sasaran dalam program kejar mutu II melalui pendampingan PTM di Sekolah Dasar.

“Inisiasi terkait program kejar mutu merupakan program untuk memberikan hak atas pendidikan anak. Oleh karena itu, tentunya para fasilitator yg akan terjun ke sekolah-sekolah sasaran tentunya telah diberikan secara khusus oleh tenaga ahli dari Unida Bogor agar dapat maksimal dalam proses pendampingan,” ungkap Japosman Situmorang.

Tenaga Ahli Kejar Mutu II Wilayah Biak Numfor Papua, Resti Yektyastuti dalam paparannya menyatakan program kejar mutu II di Biak Numfor dilaksanakan selama dua bulan, dimana satu bulan pertama ialah persiapan bagi para fasilitator dan satu bulan selanjutnya ialah pendampingan di 10 Sekolah Sasaran.

Perwakilan kepala sekolah, Kepsek SD Mandala, Agasta Marisan dalam paparanya juga menyatakan masa pandemi covid mengakibatkan siswa2 SD mengalami hambatan-hambatan dalam belajar.

“Untuk itu semoga program bisa memperoleh manfaat dengan hadirnya para fasilitator di Sekolah,” kata Agasta.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.