UMKM Akan Masuk Mal Lagi Usai Penutupan Pusat Perbelanjaan

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Asep Mulyana. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor, tengah mengupayakan para pelaku UMKM kembali masuk ke pusat perbelanjaan atau mal, untuk menjajakkan barang dagangannya.

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Asep Mulyana mengatakan, upaya tersebut dilakukan usai pemerintah memberlakukan PPKM Level 3 yang salah satunya melonggarkan operasional mal.

“Setelah peraturan PPKM sebelumnya membuat mal ditutup sementara, kita akan ajukan lagi kerjasama dengan mal untuk mengizinkan para UMKM kembali masuk,” kata Asep, Kamis (26/8/2021).

Koordinasi bersama dengan manajemen sendiri diakuinya sudah mulai dilakukan. Salah satunya dengan Mal ITC Cibinong.

Sebelum ditutup sementara karena PPKM, Asep menyebutkan jika telah terjadi kesepakatan. Dimana dalam
perjanjiannya, pegiat UMKM diperbolehkan memperjualbelikan dagangannya selama sepuluh hari saja dalam sebulan.

Bahkan tak hanya ITC, Asep mengungkapkan jika hal serupa juga dilakukan pihaknya dengan mal lainnya yang ada di Kabupaten Bogor. Di antaranya yakni Aeon Mal Sentul.

Dari kerjasama itu, dia mengklaim jika penghasilan UMKM di mal mencapai ratusan juta rupiah. Sehingga, hal tersebut salah satunya menjadi pertimbangan mengupayakan kembali UMKM untuk masuk.

“Pertama penghasilannya sekitar Rp60 juta, lalu naik menjadi Rp80 juta hingga mencapai Rp100 juta lebih,” ungkapnya.

Diketahui, Pemkab Bogor melonggarkan sejumlah aturan usai kebijakan PPKM Level 3 diberlakukan. Salah satunya operasional pusat perbelanjaan atau mal.

Untuk operasional mal, Pemkab Bogor mewajibkan manajemen memeriksa setiap pengunjung yang masuk. Salah satunya kewajiban sudah vaksinasi pengunjung yang diketahui melalui aplikasi Peduli Lindungi. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.