Ubah Sampah Jadi Emas, Katar Desa Bojong Rangkas Lakukan Hal ini

CIAMPEA – Penanganan masalah sampah bisa dilakukan dengan berbagai program, salah satunya yang dilakukan pihak Karang Taruna Dharma Bakti Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, yang memprogramkan sampah menjadi emas. Dalam pelaksanaannya, pihak Katar bekerjasama dengan PT Pegadaian dan Bank Sampah Asri Mandiri.

Warga diberikan pengetahuan mengenai teknis bagaimana mengubah sampah menjadi emas. Ketua Karang Taruna Dharma Bakti Arief Hadiyan mengatakan, program ini salah satu upaya memecahkan persoalan sampah yang ada di sekitar lingkungan warga.

“Yang kita harapkan sampah bukan hanya sekedar di buang ke TPA, namun bagaimana kita manfaatkan menjadi sesuatu hal yang produktif dan menghasilkan ekonomi bagi warga,” ungkap Arif dalam acara seminar yang digelar di Aula Kantor Desa Bojong Rangkas. Minggu (29/8/2021).

Seminar yang dihadiri Ketua RT dan RW itu diingatkan kembali bagaimana memilah sampah rumah tangga dan memanfaatkan sampah yang organik dan non organik. Bedanya, kata Arief, upaya kali ini didampingi perusahaan negara PT Pegadaian dan juga Bank Sampah Asri Mandiri untuk membentuk bank sampah di wilayah Desa Bojong Rangkas yang menghasilkan omset.

“Saya berharap kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran paling tidak untuk pemuda-pemuda Bojong Rangkas sendiri,” harapnya.

Bukan hanya sekedar seminar, namun Kepala Desa Bojong Rangkas Iding Habudin memastikan adanya program berkelanjutan yakni pembentukan bank sampah di wilayahnya. Pasalnya, sambung Iding, ada 3800 Kepala Keluarga (KK) di mana jika dalam satu rumah menghasilkan 1/2 kilogram sampah, maka Desa Bojong Rangkas harus mengelola 1,6 Ton sampah setiap harinya.

“Makanya kenapa sampah ini menjadi masalah, karena setiap manusia menghasilkan sampah,” cetusnya. Kendati demikian, dengan adanya bank sampah pihaknya berharap masyarakat dapat memilah sampah menjadi satu penghasilan dan menciptakan desa bebas sampah.

Di tempat yang sama, Sekretaris Bank Sampah Asri Mandiri Sri Asih W menuturkan, sudah hampir 3 tahun sejak 2019 lalu pihaknya menjadi salah satu bank sampah binaan PT Pegadaian. Berada di Perumahan Ciampea Asri RW 06 Desa Benteng, Ciampea, saat ini pihaknya memiliki 144 nasabah dan akan terus meningkatkan nasabahnya sehingga pihaknya mengandeng Katar Desa. “Kalau nasabah yang sudah menjadi nasabah tabungan emas Pegadaian ada 90 orang,” terangnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.