Tuntut Gaji Sesuai UMK, 11 Karyawan Dipecat PT Baekbang Jaya


CARINGIN- Sejumlah karyawan PT. Baekbang Jaya, yang menuntut pembayaran gaji sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) beberapa waktu lalu akhirnya dipecat oleh pihak PT. Baekbang Jaya.


Sebelas karyawan yang dipecat, akhirnya menggandeng pengacara untuk memperjuangkan haknya sebagai karyawan yang sudah mengabdi bertahun tahun tersebut. Bahkan mediasi yang dilakukan oleh pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, antara pihak pengacara perusahaan dan pengacara eks karyawan berakhir dead lock dan tidak menemukan kesepakatan. Sehingga pihak Disnaker akan mengeluarkan Surat anjuran kepada PT. Baekbang Jaya.


Arif Biarkah mediator dari Disnaker Kabupaten Bogor saat dihubungi Pakar membenarkan, jika langkah yang dilakukan Disnaker melakukan mediasi dengan pengacara eks karyawan dan pengacara pihak perusahaan berakhir dead lock. “Ya memang benar jika kita sudah berupaya melakukan mediasi kedua belah pihak, namun berakhir dead lock,” kata Arif kepada Pakar.


Bahkan lanjut Arif, pihak Disnaker akan mengeluarkan Surat anjuran kepada pihak perusahaan, yang isinya dianjurkan perusahaan membayar pesangon atau hak hak karyawan sebagai karyawan tetap selama bekerja. “Karena kemaren dead lock, kami dari Disnaker akan mengeluarkan Surat anjuran kepada pihak perusahaan, salah satunya agar membayar hak hak karyawan sebagai karyawan tetap,” ujarnya.


Sementara itu, C.P. Rambe pengacara eks karyawan PT. Baekbang Jaya menegaskan, kliennya menuntut hak nya sebagai karyawan selama bertahun tahun bekerja diperusahaan tersbeut. “Tuntutan klien kami diantaranya, pembayaran sisa gaji mulai kerja sampai di phk sepihak akhir bulan september, sesuai UMK Kabupaten Bogor, Uang Pesangon sesuai masa kerja. Sementara kalau untuk BPJS, penghargaan masa kerja kita sudah ga perlu di hitung lagi,” ungkapnya.


Rambe juga membenarkan, jika mediasi yang dilakukan pihak Disnaker dengan kedua belah pihak tidak menemukan titik temu, sehingga berakhir dead lock . “Ya memang kami sudah fasilitasi oleh Disnaker dengan dilakukan mediasi, namun tidak ada hasil yakni berakhir dead lock,” akunya.


Sementara itu Direktur PT. Baekbang Jaya Bang Jika, saat Dikonfirmasi terkait hasil mediasi dengan eks karyawannya melalui pesan What Up.Hingga berita ini diturunkan belum memberikan respon. UJG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.