Tunggu Keputusan Kemenhub, Polres Bogor Perpanjang Uji Coba Ganjil-genap

Uji coba penerapan ganjil genap di Simpang Gadog, akhir pekan kemarin. Prayoga | Pakar

CIBINONG – Uji coba pemberlakuan rekayasa lalu lintas sistem ganjil-genap kendaraan di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, diperpanjang. Polres Bogor akan kembali memberlakukan hal tersebut pada akhir pekan ini.

“Uji coba ganjil-genap kita lanjutkan, sambil menunggu peraturan dari Kementerian Perhubungan,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Harun, Kamis (16/9/2021).

Menurutnya, jalur penghubung Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur itu berstatus jalan nasional, sehingga segala kebijakan mengenai pengaturan lalu lintas di jalur tersebut ada pada pemerintah pusat.

Harun menyebutkan, uji coba pemberlakuan sistem ganjil-genap pada akhir pekan ini sama seperti uji coba pada dua kali akhir pekan sebelumnya, yakni mulai Jumat siang hingga Minggu tengah malam.

“Jumlah lokasi pemeriksaannya pun masih sama, yakni delapan titik. Yaitu Simpang Pasir Angin, pintu Tol Ciawi, Simpang Gadog, Rainbow Hills, pos penutupan arus Cibanon, pos penutupan arus Bendungan, dan dua lokasi di Kawasan Sentul,” kata Harun.

Sementara, Direktur Jenderal (Dirjen) Hubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengaku masih merumuskan payung hukum baru mengenai rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak tersebut dengan menampung berbagai masukan, termasuk dari para warga Puncak.

“Opsi pertama ganjil genap dan ada beberapa opsi lainnya. Tapi semua itu masih dalam kajian. Kami juga ingin mendengar masukan dari warga Puncak,” kata Budi saat menggelar pertemuan bersama Pemkab Bogor dan warga di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor berapa waktu lalu.

Pertemuan kedua pun telah terlaksana pada Selasa 14 September 2021. Perwakilan warga yang mengatasnamakan Puncak Ngahiji membahas bersama kelanjutan sistem ganjil-genap di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta

Juru bicara Puncak Ngahiji, Azet Basuni mengatakan, pertemuan tersebut digelar sebagai tindaklanjut pembahasan yang telah dilakukan pihaknya bersama Pemkab Bogor dan Kemenhub yang diwakili Dirjen Perhubungan Darat, di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, kata Azet, pihaknya mengusulkan beberapa poin yang diharapkan menjadi pertimbangan petugas sebelum menerapkan sistem ganjil-genap tersebut.

Di antaranya peniadaan one way saat pelaksanaan ganjil-genap pada Sabtu dan Minggu untuk arus pengunjung.

“Namun kami minta hal itu terbalik. Saat arus balik wisatawan dari Puncak, kami ingin one way tetap diterapkan menyesuaikan kondisi di lapangan pada hari Sabtu dan Minggu,” kata Azet.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.