Tumbuhkan Minat Baca Masyarakat, Mahasiswa Unida Dirikan Taman Baca Pustaka Lembur di Desa Tajurhalang

Tim Duta Inovasi Mahasiswa Universitas Djuanda (Unida) Bogor, tengah memberikan materi kepada masyarakat Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, dalam Program Inovasi Desa. (Dok.UnidaBogor)

TAJURHALANG – Tim Duta Inovasi Mahasiswa Universitas Djuanda (Unida) Bogor, mengembangkan Program Inovasi Desa dengan mendirikan Taman Baca Pustaka Lembur di Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Wakil Rektor III Unida, Himmatul Miftah mengatakan, kegiatan inovasi desa merupakan terobosan baru dalam menyelesaikan permasalahan yang sering dijumpai di desa. Kegiatan yang melibatkan mahasiswa ini memberikan suasana baru dalam cara pandang penyelesaian masalah melalui inovasi dari anak muda yang dalam hal ini adalah mahasiswa, diharapkan dapat menjadi solusi yang jitu dan inovatif.

Kegiatan itu juga, kata dia, dimaksudkan untuk mendorong minat anak dalam membaca dan belajar, sehingga dapat ikut membantu menciptakan generasi unggul yang di cita-citakan.

“Program ini sangat bermanfaat, tentu dari sisi mahasiswa yaitu dapat menjadi ajang implementasi ide yang selama ini hanya dalam fikiran saja. Namun dengan kesempatan inovasi desa, maka ide segar inovatif itu ditetapkan sebagai solusi permasalahan di masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima PAKAR, Selasa (22/3/2022).

Sementara, Wakil Dekan III FKIP Unida, Abdul Kholik menuturkan, kegiatan inovasi ini bisa menjadi peningkatan dalam mengembangkan ide-ide yang kreatif.

Bukan hanya pada kegiatan inovasi, tapi ke depan mahasiswa bisa lebih kreatif dalam hal menginovasikan program desa atau melalui kegiatan lainnya.

Selain itu, sambungnya, diharapkan dengan adanya kegiatan ini permasalahan yang dijumpai bisa terselesaikan.

“Penyediaan rumah baca ini akan mampu menjadi tempat yang kondusif untuk membangun generasi cerdas dan unggul di desa tersebut. Program ini mendapatkan apresiasi serta dukungan dari berbagai pihak, baik dari aparatur desa, tokoh masyarakat, para guru dan juga masyarakat umum,” tuturnya.

Ketua dari Program Taman Baca Pustaka Lembur, Siti Nurkilah menerangkan bahwa dalam prosesnya, ide dan inovasi penyediaan rumah baca muncul ketika para mahasiwa melakukan kunjungan ke Desa Tajurhalang. Permasalahan kurangnya minat membaca masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja menjadi fokus utama.

Lanjutnya, hal ini dikarenakan dengan pengetahuan, setidaknya masyarakat akan mengerti dan memahami hal yang selama ini terabaikan dan dianggap tidak penting.

Adapun metode program ini adalah penyediaan rumah baca untuk memberikan nuansa baru dan berwisata pengetahuan lebih jauh dan bermutu melalui buku.

“Pada tanggal 19 Januari 2022, kami melakukan pengumpulan data profil, potensi, dan masalah di Desa Tajurhalang. Pada tanggal 4 Februari 2022, kami merumuskan ide dan masukan dari DPL serta mahasiswa. Kemudian pada 5 Maret 2022, mulai menyusun tim pengelola inovasi TBM Pustaka Lembur Desa Tajurhalang. Lalu pada 6 Maret 2022 dilakukan pembukaan serta pelaksanaan program Taman Bacaan Masyarakat Pustaka Lembur,” terangnya.

Siti Nurkilah mengungkapkan, para mahasiswa memanfaatkan rumah yang dekat dengan kantor kelurahan untuk dijadikan posko Inovasi Rumah Baca Pustaka Lembur tersebut.

Rumah ini di manfaatkan agar dapat digunakan masyarakat sekitar terutama anak sekolah SD, SMP, SMA untuk mendapatkan banyak informasi dan wawasan serta pengetahuan dengan membaca buku maupun mengaji.

“Inovasi Rumah Baca Pustaka Lembur ini muncul karena melihat minimnya minat baca masyarakat Indonesia, terkhususnya anak-anak dan remaja. Di zaman sekarang, anak-anak dan remaja lebih sering menggunakan gadget dibandingkan dengan membaca buku sehingga tidak sedikit anak-anak yang masih belum lancar membaca dan hanya terfokus pada gadgetnya saja,” ungkapnya.

“Selain itu, dengan adanya Rumah Baca Pustaka Lembur ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta dapat menjadi tempat yang kondusif untuk membangun generasi yang cerdas dan unggul,” pungkasnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.