Trek Sepeda di Puncak Tutup, Puluhan Marshal Kehilangan Mata Pencaharian

CISARUA – Bagi sebagian orang kata Marshal mungkin terdengar asing. Namun, bagi para goweser Marshal ini sangat penting untuk mensukseskan kegiatan bersepeda karena mengawal selama perjalanan.

Di kawasan puncak, ada 25 Marshal yang menggantungkan hidup dari kegiatan bersepeda. Namun di masa pandemi, profesi mereka dibilang kurang beruntung. Sebab, beberapa trek sepeda di kawasan Puncak sempat ditutup hampir dua pekan lantaran banjir bandang.

Kondisi ini membuat Marshal kehilangan pekerjaan. Salah satu Marshal senior di kawasan Puncak Eko mengatakan, sejak tiga bulan lalu trek sepeda di kawasan Puncak sempat ditutup.

“Penutupan trek ini membuat para Marshal kehilangan mata pencaharian. Tapi sekarang trek KTH sudah buka,” ujar Eko kepada wartawan.

Namun begitu, ia mendapat informasi jika sekarang sudah dibuka lagi. “Secara resminya memang belum ada, infonya sih (Newra) sudah dibuka lagi,” ucapnya.

Ia berharap, trek sepeda akan ramai dikunjungi para penikmat sepeda gunung. Dengan begitu, perekonomian sebagian masyarakat di Puncak kembali menggeliat.

Karena, yang mendapat keuntungan dari aktifitas pesepeda di Puncak ini tidak hanya Marshal, tapi Alangkutan bak terbuka, Angkutan Kota (Angkot) hingga pedagang di areal lokasi trek. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.