Tolak Kenaikan BBM, Elemen Buruh dan Mahasiswa Bakal Terus Bergerak

Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) saat memberikan keterangan terkait rencana aksi massa. IST

JAKARTA – Ketua Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Nining Elitos, menegaskan bahwa aksi penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dari elemen buruh hingga mahasiswa dipastikan belum surut.

Nining memastikan, ribuan buruh bersama mahasiswa dan elemen rakyat yang lainnya akan kembali melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dan waktu dekat.

Sebab, penderitaan rakyat masih terjadi seiring belum diturunkannya harga BBM bersubsidi oleh pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Gebrak akan aksi kembali pada 27 September 2022,” tegas Nining saat dihubungi warrtawan, Selasa (20/9/2022).

Nining menuturkan, harga minyak dunia yang sekarang di bawah 90 dolar AS per barel namun pemerintah belum menurunkan harga BBM atau paling tidak mengembalikan ke harga semula pun patut dipertanyakan.

Terlebih, kata dia, subsidi BBM yang ditarik itu bukanlah “pembakaran uang” rakyat sebagaimana diklaim oleh para pejabat. Sebab, para pengguna pertalite yang ditarik subsidinya kebanyakan rakyat kecil.

Alih-alih menurunkan harga BBM bersubsidi, pemerintah justru menggunakan uang rakyat untuk utang dengan bunga tinggi hingga proyek infrastruktur tanpa perhitungan matang.

“Untuk itu, Gebrak akan aksi kembali (menolak kenaikan harga BBM). Mengenai titik aksinya masih dikonsolidasikan,” pungkasnya. =MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.