Tirta Pakuan Fokus Tambah Kapasitas Sumber Mata Air Tangkil

Direktur Teknik (Dirtek) Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf. Roy | Pakar

BOGOR – Perusahaan Umum (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor berusaha mencari solusi dari persoalan pelayanan zona 1 karena jumlah Sambungan Rumah (SR) terus bertambah tetapi kapasitas produksi air tidak bertambah. Salah satu langkah menambah kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) atau sumber mata air Tangkil dan pengadaan pipa paralel.

Direktur Teknik (Dirtek) Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf mengatakan, untuk kendalanya zona 1 saat ini pelayanan tidak 24 jam. Faktornya adalah ada sebanyak 19.549 SR saat ini karena banyak penambahan, sedangkan suplai air dari dua sumber sumber mata air Tangkil dan IPA Cikerteg tidak bertambah.

“Untuk Tangkil sebanyak 112 liter perdetik dan Cikerteg 25 liter perdetik. Tidak bertambah dari dahulu,” ungkap Ardani kepada wartawan, Rabu (24/2).

Ardani melanjutkan, kalau bicara 2 liter perdetik itu untuk 70 SR, jadi dengan kapasitas sumber air yang saat ini dimiliki pihaknya untuk mengaliri zona 1 hanya bisa untuk 11 ribu pelanggan.

“Kekurangannya ada sebanyak dalapan ribu pelanggan. Sedangkan 19.549 SR dibutuhkan sebanyak 270 liter perdetik di zona 1,” tambahnya.

Ardani menerangkan, sebetulnya program direksi dahulu ada program penambahan instalasi baru 200 liter perdetik karena keterbatasan anggaran, dicoba mengajukan ke APBN saat ini dan secara kriteria memenuhi.

“Khusus Cikerteg belum dapat dibantu, untuk Katulampa sudah dibantu. Saat ini sudah ada pergeseran, pukul 04.00 WIB menutup aliran untuk memenuhi level naik. Akan coba menambahkan bantuan juga untuk zona 1 dari zona 4 dengan menambah pipa pompa Pakuan. Di daerah Sukajaya, Tajur melakukan train end eror,” terangnya.

Ardani memaparkan, tentunya dalam jangka pendek ini pengadaan pompa dan pipa pararel untuk ke pompa mudah-mudahan dalam waktu satu bulan bisa terealisasi. Dengan catatan akan memberikan pelayanan terbaik meskipun kurang suplay airnya.

“Sudah menjadi pekerjaan rumah dari dahulu zona 1 ini, dimana saat ini daerah zona 1 ada perumahan-perumahan, adanya niaga baru Boxies 123, apartemen Royal Tajur, kemudian perumahan Rancamaya seiring perkembangan. Akan ada penambahan 200 liter perdetik, saat ini tengah mengevaluasi,” paparnya.

Ardani menerangkan, pihaknya juga akan menambah dari Katulampa sekitar 30 liter perdetik. Saat ini sedang menyusun Business plan, awalnya harus bangun 200 liter perdetik, tapi keterbatasan anggaran dipaket 50 liter sebanyak empat kali pengerjaan.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.