Tinjau Bareng Jokowi, Puan Minta Presiden Berikutnya Teruskan Proyek IKN

Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI Puan Maharani meninjau proyek IKN.(dpr.ri)

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani diminta menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Selama seharian bersama Jokowi, Puan diajak melihat perkembangan pembangunan ibu kota negara baru.

Puan bersama Jokowi terbang menggunakan pesawat Kepresidenan dari Jakarta ke Balikpapan, Rabu (22/6/2022).

Puan mengaku ikut ke IKN Nusantara atas permintaan langsung Presiden Jokowi. Permintaan tersebut disampaikan ketika Jokowi bertemu Puan di acara Rakernas PDI Perjuangan (PDIP), kemarin.

“Kemarin di acara Rakernas PDI Perjuangan, Presiden menyampaikan agar Ketua DPR RI bisa ikut serta dalam kunjungan kerja ke IKN untuk melihat secara langsung hasil yang sudah dilakukan selama ini,” kata Puan.

Puan juga menyatakan ingin melihat langsung perkembangan pembangunan ibu kota negara baru sejak terakhir ia mengunjungi IKN Nusantara pada bulan Februari 2022. “Saya juga ingin melihat apakah sudah ada perkembangan pembangunan,” sebutnya.

Mensesneg Pratikno dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia juga ikut dalam rombongan presiden. Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya sudah lebih dulu datang menunggu di IKN Nusantara.

Tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, rombongan disambut oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, dan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Imam Sugianto. Rombongan kemudian menuju lokasi IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara menggunakan jalur darat via Tol Manggar.

Selama kegiatan ini, Puan dan Jokowi selalu bersama. Setiap perjalanan menuju titik-titik peninjauan, Puan terus berada dalam satu mobil dengan Jokowi.

Di titik pertama, Puan menemani Presiden Jokowi meresmikan Pembangunan Persemaian Mentawir. Di lokasi ini, dilakukan penanaman bibit-bibit pohon yang digunakan untuk merehabilitasi lahan-lahan di kawasan IKN.

“Ini merupakan fungsi pengawasan DPR. Bagaimana kesiapan dan progres dari IKN, termasuk rehabilitasi lahan-lahan bekas tambang khususnya di kawasan IKN dan di Kalimantan pada umumnya,” ungkap Puan.
Dalam kesempatan tersebut Puan menyatakan, UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN sudah menegaskan pembangunan ibu kota negara baru harus dilaksanakan hingga tahun 2045.

“UU IKN sudah disahkan di DPR artinya sudah ada panduan hukum (presiden yang akan datang) harus meneruskan atau melanjutkan IKN ke depan,” kata Puan.

Tak hanya itu, UU IKN juga sudah mengatur pembangunan ibu kota negara baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dilakukan secara multiyears sebab diprediksi megaproyek itu akan memakan waktu selama 23 tahun. Puan menyebut, masalah anggaran pembangunan IKN Nusantara pun sudah dipersiapkan dengan matang.

“Anggaran sudah disiapkan di APBN bahwa kegiatan ini akan dilakukan multiyears. Maka DPR sudah berkoordinasi melalui Badan Anggaran dengan Kementerian Keuangan untuk nantinya itu bisa merealisasikannya,” ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

“Sehingga ketika ada pergantian tampuk kepresidenan, Insyallah IKN masih tetap bisa berjalan sambil menunggu presiden yang akan dilantik,” imbuh Puan.

Menurut mantan Menko PMK ini, visi Pemerintahan untuk pembangunan IKN Nusantara sudah jelas. Puan menegaskan, DPR RI berkomitmen untuk mendukung visi pembangunan ibu kota negara baru.

“Tadi sudah disampaikan Bapak Presiden bahwa Insyaallah tahun 2024, kawasan inti IKN Nusantara sudah akan selesai,” jelasnya.MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.