Tingkat Kesadaran Masyarakat Tinggi, Kabupaten Bogor Kekurangan Vaksin

Ilustrasi: Wilayah Kabupaten Bogor kekurangan vaksin. IST

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, masih kekurangan vaksin untuk mencapai target 1,2 juta dosis vaksin hingga akhir Agustus mendatang.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, stok vaksin di Kabupaten Bogor saat hanya sekitar 10.925 vial atau 109.250 dosis.

Kata dia, stok tersebut masing-masing sebanyak 62.780 Vaksin Moderna, 12.000 Vaksin AstraZeneca, 17.300 Vaksin Sinopharm, dan 17.170 Vaksin SinoVac.

“Target kami sebanyak 1,2 juta dosis hingga akhir Agustus. Masih ada sekitar 142 ribu yang belum tervaksinasi dari target tersebut,” kata Iwan, Selasa (24/8/2021).

Sejauh ini, penyuntikan vaksin dosis pertama telah mencapai sekitar 765 ribu dosis. Sementara untuk dosis kedua (lengkap) baru mencapai 355.437 dosis.

Jika dikalkulasikan, sudah 1.058.406 dosis atau 12,52 persen vaksin yang disuntikan hingga saat ini.

Sementara, proses vaksinasi sangat masif dilaksanakan Pemkab Bogor. Tak hanya di setiap fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), melainkan juga kantor kecamatan, hingga Stadion Pakansari yang digunakan sebagai lokasi vaksinasi setiap minggunya.

Bupati Ade Yasin mengatakan, secara keseluruhan Kabupaten Bogor ditargetkan mampu melaksanakan vaksinasi sebanyak 4,3 juta penduduk atau sekitar 70 persen dari jumlah 5,6 juta penduduk yang ada ditahun ini.

“Kami terus gencar melaksanakan vaksinasi untuk masyarakat agar tercapai kekebalan kelompok atau herd immunity,” katanya.

Dia mengklaim jika saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi sangat lah tinggi. Namun Ade Yasin mengakui jika pihaknya seringkali menemui kendala lantaran ketersediaan vaksin yang kurang.

“Setiap kali vaksin datang, kami langsung lakukan penyuntikan. Tidak kami tunda,” jelasnya.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.