Tingkat Kepatuhan Prokes di Perkampungan Masih Rendah, Bupati Minta RT dan RW Masif Sosialisasi

Bupati Bogor, Ade Yasin. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Bupati Ade Yasin menyebut, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan PPKM Darurat dan penerapan protokol kesehatan di Kabupaten Bogor, masih sangat minim.

Kondisi itu utamanya terjadi di wilayah terkecil. Sehingga, dia pun memerintahkan sosialisasi masif dilakukan mulai dari tingkat desa, hingga RT dan RW.

“Kalau di perkotaan itu tingkat kepatuhannya sudah cukup tinggi ya, tetap yang di daerah perkampungan yang cukup sulit. Sehingga sosialisasi masif kami lakukan,” kata Ade Yasin, Minggu (18/7/2021).

Menurutnya, hal tersebut terjadi lantaran masih banyak di antara masyarakat yang tidak percaya adanya Pandemi Covid-19.

“Masih banyak masyarakat yang berpendapat bahwa Virus Corona ini tidak ada, mereka tidak mengetahui bisa saja virus tersebut terbawa oleh masyarakat kota yang mengunjungi perkampungan tersebut,” jelas Ade Yasin.

Disamping itu, dia mengaku
selalu aktif memantau masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri. Langkah ini dilakukan dengan berkolaborasi bersama camat, kepala desa, RT/RW dan pihak puskesmas se-Kabupaten Bogor.

“Jika kondisi warga yang menjalani isolasi mandiri, pihak puskesmas langsung mendatangi rumahnya dengan APD lengkap. Jika yang terpapar virus masuk katagori tanpa gejala, diingatkan tetap memperketat prorokol kesehatan saja dan melakukan isolasi mandiri,” katanya.

Dia pun mengedukasi masyarakat yang melakukan isolasi mandiri. Kata dia, jika terasa sesak nafas jangan dianggap remeh, sehingga harus segera malapor untuk dibawa ke rumah sakit dan ditangani lebih lanjut.

“Untuk bantuan obat memang masih terbatas sampai saat ini, kita menganjurkan untuk selalu minum vitamin. Tetapi untuk bantuan sembako dan lainnya, kami sudah menerapkan Bogor Gercep, ini adalah bantuan untuk masyarakat yang sedang menjalankan isolasi mandiri, agar mereka tidak kesulitan dalam hal bahan pangan,” tandas Ade Yasin.

Sebelumnya, untuk bantuan sembako dan obat-obatan, Polres Bogor bersama Kodim 0621/ Kabupaten Bogor, menyebar anggotanya ke semua wilayah untuk membantu masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat Covid-19.

“Kami menugaskan para anggota Babinsa juga Bhabinkamtibmas untuk membantu masyarakat, memberikan paket sembako dan obat-obatan kepada mereka yang menjalani isoman,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Harun, di Lapangan Polres Bogor, Jumat pekan lalu.

Dandim 0621/ Kabupaten Bogor, Letkol Inf Sukur Hermanto mengatakan, bantuan paket sembako diberikan kepada masyarakat mengingat masih tingginya angka penyebaran Covid-19. Terlebih PPKM Darurat yang mengharuskan masyarakat mengurangi mobilitasnya.

“Paket sembako ini kami bagikan setiap hari. Di dalamnya ada juga obat-obatan yang diman untuk membantu meningkatkan imun masyarakat terutama yang isoman. Baik tanpa gejala, gejala ringan, maupun gejala sedang,” jelas Sukur.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.