Timbulkan Korban Kecelakaan, Warga Pertanyakan Perawatan Jalan Pancawati

Kondisi jalan Pancawati yang hingga kini belum mendapatkan perawatan dari dinas terkait. (Ist)

CARINGIN – Rusaknya jalan pancawati Ciderum bukan hanya berdampak kepada turunnya angka kunjungan wisata, tapi setiap minggu memakan korban kecelakaan kendaraan akibat kerusakan jalan. Kendati pemkab Bogor akan membangun jalan tersebut, namun hanya sebagian kecil jalan tersebut sementara 1, 5 kilo meter hingga kini belum ada perawatan jalan.


“Kalau untuk pembangunan jalan olej pihak ketiga saat ini sedang proses lelang, tinggal nunggu waktu aja pelaknaannya karena dana APBD itu sesuai yang di sampaikan pak Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu,” kata H. Iqbal Jayadi kepala Desa Pancawati kepada Pakar.


Dia berharap, pembangunan jalan Pancawati segera terealisasi mengungat kebutuhan yang sangat mendesak, selain peningkatan ekonomi juga rawan kecelakaan. “Mudah mudahan saja bulan depan bisa terealisasi, karena ini sudah medesak,” ungkapnya.


H. Aah salah seorang korban kecelakaan membenarkan, jika setiap minggu bahkan disaat musim penghujan lebih dominannya kecelakaan roda dua. “Saya salah satu korban karena jatuh dari motor akibat kerusakan jalan yang sudah parah,” ujarnya.


Dia menegaskan, seharusnya pemkab melakukan perawatan jalan sehingga dapat meminimalisir kecelakaan setiap minggunya. “Saya mendengar Pak Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu berjanji hanis lebaran mau diperbaiki dengan perawatan namun sampai sekarang belum terealisasi,” tegasnya.


Eko salah satu Salah satu Owner Kopi Daong mengungkapkan, sebelumnya pihak pengusaha sudah audensi dengan pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu, dan berjanji akan membangun jalan dengan dana APBD, namun yang tidak masuk APBD akan dilakukan perawan sehingga dapat meningkatkan pengunjung.

“Sebelum lebaran kami pengusaha sudah Audensi dengan pak pj bupati bupati Bogor Asmawa Tosepu, ya memang dijanjikan ada perawatan selain dibangunkan. Namun kenyataannya mana, ya kami sekarang selain pengunjung terus merosot juga sudah banyak karyawan yang dirumahkan karena 40 persen penurunan pengunjung sementara pajak kami tiap bulan bayar hingga puluhan juta,” ungkapnya. UJG
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.