Tim Satgas Cidaun dan Naringgul Gencar Lakukan Penyekatan di Jalur ini

CIANJUR—Tim gugus tugas gabungan Kecamatan Naringgul dan Kecamatan Cidaun gencar melakukan penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro- Darurat Jawa – Bali. Pasalnya, Kecamatan Naringgul terletak didaerah perbatasan antara Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, sedangkan Kecamatan Cidaun perbatasan dengan Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.


Informasi yang dihimpun pakuanraya.com kegiatan penyekatan dan menutup sejumlah tempat wisata tersebut, dari sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro darurat Jawa- Bali. Sesuai intruksi dari pemerintah pusat (Pempus), harus menutup lokasi kawasan wisata dan memperketat penyekatan didaerah-daerah perbatasan. Tim satgas gabungan Forkopincam tersebut, terdiri dari anggota Satpol-PP Kecamatan, Polsek , Koramil, Puskesmas, PMI dan Tagana.


“Kegiatan penyekatan diwilayah perbatasan antara Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Garut ini, dari sejak tanggal (03/07/2021),diterapkannya PPKM Mikro- Darurat. Dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai Covid-19, khususnya diwilayah Kecamatan Cidaun umumnya Kabupaten Cianjur,” kata Kapolsek Cidaun AKP Sumardi SH kepada wartawan, Minggu (4/7/2021).


Karena memang, lanjut Sumardi, wilayah Kecamatan Cidaun, terletak didareah perbatasan antara Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Garut. “Makanya anggota tim satgas yang tergabung dijajaran Forkopincam tersebut, lebih memperketat penjagaan didaerah wilayah perbatasan. Selain memperketat penyekatan diwilayah perbatasan, tim yang terdiri dari anggota Satpol-PP Kecamatan, Polsek , Koramil, Puskesmas, PMI dan Tagana ini, juga menjaga ketat lokasi-lokasi kasawan wisata, seperti kawasan wisata Pelabuhan Jayanti dan Pantai Cemara.

“Dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro-Darurat Jawa-Bali, sesuai intruksi dari Pemerintah Pusat (Pempus),” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Naringgul AKP Yayan Suharyana mengaku pihak tim satgas gabungan Forkopincam Naringgul telah memutar balikan arah sebanyak 41 uni kendaraan roda dua dan empat dilokasi rest area wilayah pekebunan teh PTP XII, tepatnya dilokasi perbatasan antara Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung.


“Memang tim satgas gabungan Forkopincam Naringgul, sudah memutar balikan arah sebanyak 41 unit kedaraan jenis roda dua dan empat yang hendak pergi kwilayah Cianjur selatan. Kegiatan penyekatan tersebut, dilaksanakan dari sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro-Darurat Jawa-Bali. Guna menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 yang selama ini, ,meningkat diwilayah Jabar, khususnya wilayah Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.