Tiktok Meledak! Kini Jadi Area Komunikasi Gen Z Mengukir Jejak Antusiasme Pemilu 2024l

Oleh : Zahra Fauzia

Pemilu 2024 tak terasa sudah tinggal menghitung hari, sebentar lagi Indonesia akan menggelar pesta demokrasi 5 tahunan. Merujuk pada data Komisi Pemilihan Umum (KPU), tahun ini terdapat sebanyak 60% atau sekitar 106.358.447 pemilih dari Gen Z (CNBC Indonesia, 05 Desember 2023). Dengan angka tersebut, bukti bahwa suara Gen Z memiliki pengaruh besar terhadap hasil pemilu 2024 mendatang.

Seiring menyambut pemilu 2024, media sosial Tiktok menjadi salah satu platform yang paling mencolok sebagai area komunikasi para Gen Z untuk menyalurkan antusiasmenya terhadap pemilu.

Kebanyakan Gen Z saat ini mengekspresikan pandangan politik mereka melalui cara yang unik, menarik, dan inovatif. Gen Z merupakan generasi yang paling beragam dengan tingkat pendidikan tinggi, terampil di dunia digital, dan cenderung lebih ekspresif (Iskandar, 2020).

Pada dasarnya, komunikasi visual seperti Tiktok ini dapat menyampaikan pesan secara persuasif. Tiktok secara tidak langsung meningkatkan kesadaran Gen Z untuk berhati-hati dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024.

Dengan format video singkat atau format fotonya, Gen Z kini menciptakan kreativitas penuh semangat dengan membuat tren-tren menarik yang menciptakan gelombang antusiasme politik di masyarakat.

Gen Z Mendorong Antusiasme Politik dalam Setiap Like, Comment, dan Share 
Generasi Z, generasi yang lahir pada tahun 1995-2010 ini tumbuh dalam era digital yang mengikuti arus teknologi informasi (Santosa, 2015). Faktanya, Gen Z kini telah menjadi salah satu pionir kuat dalam mendorong antusiasme politik di masyarakat. 

Pemilihan sosial media Tiktok sebagai media komunikasi untuk menyalurkan antusiasme mereka terhadap pemilu 2024 ini sudah tepat untuk dilakukan. Hal itu dikarenakan sebagian pengguna Tiktok merupakan Gen Z dan Indonesia menjadi negara kedua terbesar yang menggunakan Tiktok setelah negara Amerika Serikat (Rizaty, 2022). 

Platform media sosial Tiktok yang kini berperan sebagai media komunikasi visual Gen Z menyediakan berbagai macam fitur seperti like, comment, dan share. Fitur-fitur tersebut memungkinkan setiap penggunanya membagikan konten mulai dari hiburan, pendidikan, ekonomi, hingga isu politik. Selain itu, fitur tersebut juga dikategorikan sebagai bentuk partisipasi aktif Gen Z dalam mengikuti isu politik di media sosial. 

Pada masa kampanye pemilu seperti ini, Gen Z mengemas Tiktok menjadi media komunikasi yang berisikan konten-konten video singkat atau foto berupa tren, meme, cuplikan, atau narasi menarik seputar pemilu 2024. Salah satu dari sekian banyaknya konten viral yang diciptakan oleh Gen Z adalah tren video joget-joget dengan musik yang merujuk pada salah satu kandidat capres dan cawapres. Tarian joget umumnya menggunakan jari atau gerakan tubuh yang menunjukkan keberpihakan.

Tren joget ini merupakan alat yang “cukup” ideal bagi masyarakat terutama Gen Z untuk berpartisipasi atas kehebohan politik karena bersifat santai dan asik. 

Kemampuan Gen Z dalam memanfaatkan media sosial Tiktok sebagai alat untuk berkomunikasi dan berbagi ide-ide politik tentu menciptakan suasana yang dinamis dan penuh warna.

Gelombang antusiasme tersebut dapat dengan cepat menyebar di kalangan sesama Gen Z dan mempengaruhi pandangan politik mereka. Dengan memperkuat suara melalui media sosial Tiktok, Gen Z membuktikan bahwa keberagaman pendapat politik dapat bersatu dalam damai, membentuk pemahaman yang lebih luas tentang isu-isu kritis, dan mendorong antusiasme politik dalam setiap like, comment dan share. 

Dampak Hebat Tiktok sebagai “Area” Komunikasi Gen Z dalam Pemilu 2024 
Platform Tiktok yang saat ini menjadi salah satu media komunikasi yang paling mencolok dalam masa pemilu, memungkinkan sebuah kontennya dapat dilihat oleh jutaan pengguna dari berbagai daerah maupun luar negara. Fitur For Your Page (FYP) yang merupakan kumpulan konten yang muncul di beranda Tiktok membantu sebuah konten mendapatkan jangkauan yang lebih luas. Akan tetapi jangkauan yang terlalu luas dapat menjadi sebuah dampak yang bersifat negatif, maupun sebaliknya. 

Sebagai media komunikasi online, media sosial TikTok memberikan akses yang demokratis kepada masyarakat terutama Gen Z untuk menyuarakan pandangan politik mereka secara kreatif. Pandangan politik yang dikomunikasikan secara kreatif dapat berdampak besar dalam menciptakan antusiasme masyarakat seputar pemilihan umum. Konten Tiktok yang berisikan nilai politik umumnya akan berdampak terhadap sikap serta perilaku masyarakat, terutama Gen Z. 

Media sosial TikTok memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pemilu 2024, terutama dalam meningkatkan partisipasi pemilih, menciptakan kesadaran politik, dan memperkaya diskusi demokratis. Hasil positif dari dampak Tiktok sebagai area komunikasi Gen Z dalam pemilu 2024 antara lain dapat lebih bersikap kritis dalam menyikapi suatu isu, partisipasi aktif dalam hal keikutsertaan, kepekaan terhadap lingkungan sekitar, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, melalui platform komunikasi yang kreatif dan mudah diakses, media sosial Tiktok dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan partisipasi serta kesadaran politik menjelang pemilu 2024. 

Sebaliknya, meskipun media sosial TikTok dapat menjadi wadah yang memperkaya diskusi politik, terdapat beberapa dampak negatif yang mungkin timbul dalam konteks Pemilu 2024. Dampak negatif yang dirasakan antara lain yaitu dapat menjadi wadah penyebaran informasi palsu, memancing perdebatan yang merendahkan banyak pihak, dan dapat menghambat pemahaman terhadap visi politik para kandidat. Hal tersebut dapat mengakibatkan keributan di kalangan masyarakat dan memengaruhi proses pemilihan dengan cara yang tidak benar.

Daftar Pustaka
Alif Wicaksono, M. (2023). KESADARAN HAK PILIH GENERASI Z TERHADAP PEMILU 2024 MELALUI VIDEO TIKTOK. 7(1), 36–49. http://aksa.stsrdvisi.ac.id
Kusnadi, E., Reni, D., & Annisa, N. (2023). DAMPAK MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PEMBENTUKAN KESADARAN POLITIK PESERTA DIDIK DALAM BERKEWARGANEGARAAN. In AoEJ: Academy of Education Journal (Vol. 14).
Susi Setiawati. (2023, December 5). Gen Z-Milenial Wajib Bangga! Anda Jadi Penentu Next Presiden. CNBC Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.