Tiga Siswa IDN Pamijahan Sukses Torehkan Prestasi di Kancah Nasional

Tiga siswa Islamic Development Network (IDN), Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor yang tergabung dalam tim 'Wonder of Us', sukses meraih juara 2 pada lomba DINACOM 2022 Kategori UI/UX tingkat Nasional. IST

PAMIJAHAN – Tiga siswa Islamic Development Network (IDN), Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor yang tergabung dalam tim ‘Wonder of Us’, sukses meraih juara 2 pada lomba DINACOM 2022 Kategori UI/UX tingkat Nasional, yang diselenggarakan Universitas Dian Nuswantoro (UNIDUS) Semarang, Jawa Tengah, belum lama ini.

Ketiganya adalah Dzakwan Daris Rachman, Alif Muslim Abdurrahman dan Abdul Aziz Zaki Hidayat.

Lomba DINACOM atau Dinus Application Competition yang diinisiasi Dian Nuswantoro Computer Club, salah satu UKM dari UNIDUS ini adalah ajang kompetisi untuk para pengembang aplikasi agar mereka dapat menyalurkan bakat mereka.

“Lomba ini sendiri memang ditunjukan bagi pelajar, mahasiswa dan umum di seluruh indonesia, dengan tujuan mengembangkan kreatifitas dan jiwa technopreneurship yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan di Era Globalisasi saat ini,” kata Muhammad Furqon, mentor para siswa IDN dalam perlombaan tersebut, kemarin.

Dalam lomba ini, kata dia, tim IDN menampilkan program IDN hebat yang mancakup mengajar, buku, seminar dan salah satunya yaitu lomba. “Jadi para santri disini wajib mengikuti semua program IDN hebat, dan Alhamdulillah semua santri antusian dan semangat jika di berikan arahan untuk mengikuti lomba dan acara lainnya,” paparnya.

Menurut Furqon, keberhasilan tiga siswanya tersebut adalah buah daripada kerja keras. Dimana mereka selalu memanfaatkan waktu kosong untuk memulai belajar hal baru apapun itu dan menikmati semua proses dalam belajar dan pekerjaan. “Mereka juga diajarkan untuk selalu terbuka menerima kritik dan saran untuk menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

Hal ini dapat dilihat dari proses lomba dimana para siswa hanya diberi waktu yang sedikit, namun karena fasilitas serta kemauan dan semangat para siswa untuk belajar lebih, membuat semua proses selama lomba berjalan dengan optimal dan menghasilkan prestasi.

“Pengerjaan dengan waktu yang sedikit. Karena infonya dari 7 Januari dan kita dapat info di bulan Februari tanggal 10. Lalu dalam pengerjaannya hampir semua siswa sakit mungkin karna di forsir dengan jadwal yang padat. Tapi karena semua siswa semangat dan sekolah memfasilitasi dari waktu, tempat dan dukungannya, Alhamdulillah kita dapat hasil baik. 3 tim semifinal dan 1 masuk final,” bebernya.

Dengan prestasi-prestasi yang digelar, Furqon berharap raihan ini bisa menjadi motivasi bagi para siswa-siswa untuk dapat berinovasi lebih baik lagi. “Dengan pengalaman yang tidak ternilai dari membuat project-project lomba ini tentunya diharapkan bisa berguna buat masa depan mereka,” harapnya.

Sebelumnya, siswa IDN juga tercatat menorehkan prestasi yang membanggakan. Dimana dua orang siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan satu alumnusnya ikut serta dalam suksesi PON Papua. Mereka adalah Ajriya Mu­hammad Arkan kelas 12 TKJ A dan Naufal Azka Syamil kelas 12 TKJ B. Serta satu orang lagi, Hilman, yang merupakan alumni IDN.

Dalam mengemban tugasnya, para siswa tersebut bertugas mela­kukan setup network di venue dan kemudian di kantor Tel­kom Merauke Papua untuk memonitor jaringan meng­gunakan Cisco Prime In­frastructure.

Cisco Prime Infrastructure sendiri adalah sistem jaring­an telekomunikasi untuk memonitoring khusus perang­kat jaringan seperti switch, router. Tidak hanya itu, sistem ini juga bisa memonitoring tapi juga bisa memvalidasi, digunakan dalam troubleshoot dan me-management.

IDN sendiri merupakan se­kolah memiliki keunggulan utama di bidang IT (tekno­logi informasi) yang mengacu pada kebutuhan industri IT Internasional. Setiap anak, terutama untuk jenjang SMK, akan disiapkan untuk memi­liki skill dan sertifikasi untuk berkiprah di dunia interna­sional.

SMP dan SMK IDN disupport IDN/ ID-Network dan Ima­studio yang memiliki banyak client di Asia, Eropa, Afrika, serta middle east. Sehingga dengan pengalaman tersebut, pihaknya mencoba turun ke dunia pendidikan untuk dapat menarik lebih banyak lagi orang-orang Indonesia agar dapat berkancah di dunia internasional.

Selain pendidikan formal, IDN juga menerap­kan pendidikan diniyah ber­dasarkan pemahaman Alquran dan sunah. Sehingga selain membangun kompetensi san­tri di bidang IT juga membangun diniyah mereka.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.