Tidak Pakai Masker di Cianjur, Didenda Rp100 Ribu

Bupati Cianjur, H. Herman Suherman. (Ist)

CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai memberikan tindakan tegas terhadap para pelanggar aturan Protokol Kesehatan (Proses). Setelah di launching Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Cianjur Nomor 6 Tahun 2021 tentang pengenaan sanksi administratif tehadap pelanggaran protokol kesehatan (Prokes), tindakan lebih tegas akan diberikan terhadap pelanggar Prokes.

Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman menyampaikan dengan adanya launching Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2021 ini, sebagai ikhitiar dalam menanggulangi penyebaran Covid – 19 di Kabupaten Cianjur. “Memang launching Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2021 ini, sebagai bentuk ikhtiar Pemkab Cianjur. Dalam upaya menanggulangi dan sekaligus menangkal peneyebaran Covid – 19 diwilayah Cianjur,” ucapnya.

Terpisah, Kasatpol PP Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetyadhi menegaskan, sanksi tegas mulai diberlakukan kepada pelanggar Prokes, tetapi penerapan sanksi dalam Perbup 6 tahun 2021 harus bijak karena tujuannya tidak mencari uang.

“Berdasarkan aturan Perbup ini masyarakat yang melanggar aturan akan dikenakan denda maksimal Rp100 ribu bagi warga yang tidak memakai masker. Perbup itupun mengatur sanksi tegas bagi pelaku usaha. Denda nya bertahap dan variasi, ada yang Rp300 ribu sampai Rp400 ribu, ada jenis-jenisnya di dalam Perbup,” tegasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.