Tidak Miliki Fasilitas Publik, Desa Curug Jasinga Minta Lahan 12 Hektare ke Pemkab

JASINGA – Ditunjuk oleh kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) sebagai duta olahraga. Namun tidak memiliki fasilitas olahraga, Desa Curug, Kecamatan Jasinga meminta sedikit lahan pemerintah daerah kabupaten Bogor agar digunakan untuk sarana publik.

Kepala Desa Curug Aton menuturkan, pihaknya merasa keberatan dengan penujukan wilayahnya sebagai Duta olahraga untuk wilayah Kecamatan Jasinga oleh Kemenpora.

“Jadi kami memohon kepada pemerintah daerah khusus kepada Bupati Bogor yang memiliki kebijakan, yang saya tau bahwa di Desa Curug itu pemda memiliki lahan seluas 12 hektar lebih, itu lahan milik aset Kabupaten Bogor,” ungkapnya, Rabu (29/9/2021).

Pihaknya meminta kepada pemerintah Kabupaten Bogor agar memberikan sebagian tanah untuk kebutuhan Desa agar digunakan untuk fasilitas umum sehingga menjadi lapangan sepak bola.

“Paling kebutuhannya itu sekitar 1 atau 2 hektar,” katanya.

Mengingat sejauh ini masyarakat bermain bola di persawah bahkan sampai di jalan raya, sehingga pihaknya membutuhkan lahan itu untuk jadi fasilitas umum, apalagi potensial warganya dibidang sepak bola sangat menonjol. Bahkan sampai di rekomendasikan oleh kempora sebagai duta olahraga untuk wilayah Jasinga.

“Kami punya bibit-bibit penerus dibidang olahraga yang sangat potensial, cuma kami terkendala oleh sarana, sehingga ditunjuk langsung oleh Kemenpora untuk diwilayah Jasinga hanya Desa kami yang ditujuk oleh Kemenpora,” bebernya.

Sementara itu, mengingat hal ini menjadi kesulitan bagi pihakya lantaran tidak memiliki fasilitas dan kebetulan ada lahan Pemda yang sejauh ini tidak terurus. Namun berbagai prosedur sudh ditempuh akan tetapi sampai saat ini tidak ada titik temu.

“Kami sudah melayangkan pengajuan ditunjukkan untuk Bupati memalui Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) bidang aset namun sejauh ini belum ada jawaban,” jelasnya.

Dirinya meminta agar pengajuan yang dilayangkan oleh pemdes Curug bisa terealisasikan oleh Pemda kabupaten Bogor.

“Harapannya pemerintah daerah memperbolehkan untuk lahan tersebut dipergunakan untuk kepentingan masyarakat kami agar digunakan untuk lapangan sepak bola,” tutupnya.

Sementara itu, warga sekitar Ujang mengatakan, dengan tidak memiliki fasilitas olahraga dirinya meminta agar Pemda kabupaten Bogor untuk memberikan tahanya untuk dijadikan sebagai lapangan sepak bola.

“Saya dukung penuh apa yang dilakukan Pemdes, mengingat kita kalo main bola di sawah bahkan sampai di Jalan Raya,” singkatnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.