Tidak Dibongkar, PKL di Puncak Kembali Didata Satpol PP

CISARUA – Pendataan serta himbauan kembali dilakukan oleh satuan polisi pamong praja (Satpol- PP) Kabupaten Bogor, kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Pendaataan serta lampiran surat himbauan kerap dijalankan setiap tahunya kepada para pedagang di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, untuk seger pindah ke Rest Area Gunung Mas. Namun, penertiban hanya sebatas wacana belak.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi (Dalops) Satpol-PP Kabupaten Bogor, Efendi mengatakan, dari hasil rapat dan instruksi pimpinan saat ini petugas tengah melakukan pendataan dan juga melayangkan surat pengosongan lapak pedagang di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor.

“Hasil dari rapat kemarin dengan pak Pj Bupati serta instansi lainya, membahas terkait dengan relokasi pedagang akan direlokasi ke Rest Area, kami saat ini hanya mendampingi tim gakda untuk mendata ulang bangunan PKL,” ungkapnya.

Menurutnya, pedataan kembali dilakukan lantaran banyaknya hambatan dilapangan salah satunya jelang pemilihan presiden. Sehingga saat ini kembali dilakukan pendataan. “Kalau kendala sih ga ada ya cuma kemarin kendalanya berbarengan dengan pemilihan Presiden dan yang pendataan saat ini akan segera ditindak lanjut,” paparnya.

Pendataan kerap kali dilakukan setiap tahunnya. Namun, pembongkaran terhadap para PKL tidak dilaksanakan, sehingga membuat para pedagang dilematis. “Kalau tindak lanjut kami saat ini masih menunggu arahan dari pimpinan dan pada hari ini kami hanya sebatas melalukan penyebaran surat kepada para pedagang,” tuturnya.

Ia menambahkan, pendataan dilakukan lantaran banyaknya perubahan dat serta bertambahnya jumlah pedagang yang ada di kawasan Puncak. “Data keseluruhan ada sekitar 500 PKL dan ini pastinya akan terus bertambah dan hasil pendataan ini kan kita tidak tau kapan akan di tindak nya,” tutupnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.