Tidak Ada Solusi, PKL Saung Seng Terus Berdiri

PKL Saung Seng di Jalan Raya Puncak. (Yusman | Pakar)

CISARUA – Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga parkir liar di jalan raya Puncak tepatnya di Kampung Seng, Gunung Mas kian merusak keindahan kawasan Puncak.

Selain berdiri di trotoar jalan, bangunannya pun terkesan kumuh karena terbuat dari bambu dan terpal. PKL ini diyakini akan menjadi favorit wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.

Upaya penertiban kerap kali dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) kecamatan hingga Kabupaten Bogor. Namun mereka tetap ‘keukeh’ berjualan di atas trotoar.

Pantauan di lapangan, jumlah PKL terus bertambah memadati trotoar, didominasi PKL berjualan minuman dan makanan.

Adapun untuk parkir liar, berjejer sepanjang trotoar Gunung Mas dengan tarif parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp15 ribu.

Menanggapi hal itu, Kanit Satpol PP Kecamatan Cisarua, Efendi mengatakan, perihal PKL puncak yang kembali beroperasi.

“Saat ini tengah dilakukan pembahasan. Ini kita lagi rapat kordinasi persiapan relokasi PKL rest area puncak,” ujar Efendi saat dihubungi wartawan, Rabu (24/11/2021).

Kemungkinan, tambah dia, penertiban akan dilakukan pada awal Desember ini atau sekaligus rencana relokasi PKL ke rest area Gunung Mas. “Tapi kita tunggu keputusan dari Mako,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.