Terus Bertambah, Hari ini Total 60 Orang Positif COVID-19 dari Klaster Griya Melati

BOGOR – Penularan virus COVID-19 pada klaster Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, terus bertambah. Kasus positif covid-19 kembali bertambah. Kali ini, jumlah warga positif covid-19 di Perumahan Griya Melati Bubulak, mencapai 60 orang. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, 60 warga Perumahan Griya Melati Bubulak yang positif covid-19 itu, berasal dari 251 sempel yang kami periksa dari 183 warga yang memiliki kontak erat.

“Jadi, sampai hari ini tercatat ada 60 warga Griya Melati dinyatakan positif. Bertambah dari sebelumnya 58 orang,” katanya kepada media di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Senin (24/5/2021). Atas temuan kasus penambahan tersebut, Satgas Covid-19 Kota Bogor langsung mengeluarkan perintah melalui surat Nomor : 104/001-Set. yang isinya memutuskan untuk segera karantina atau isolasi bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Pusdiklat BPKP Ciawi, Kabupaten Bogor.

Bima didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, keputusan ini diambil berdasarkan hasil penyelidikan Dinkes Kota Bogor dan rekomendasi tim Surveillance Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan upaya deteksi penyebaran varian baru virus Covid-19. “Kejadian ini merupakan kasus positif covid-19 yang paling besar yang terjadi di wilayah perumahan di Kota Bogor. Maka dari itu kami tetapkan peristiwa ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus covid-19 di Kota Bogor,” ujarnya.

Bima Arya Sugiarto berharap, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Khususnya masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Kota Bogor. “Kami himbau masyarakat agar tetap meningkatkan protokol kesehatan baik saat berada di lingkungan rumah maupun saat melaksanakan perjalanan ke luar kota. Kami ingin kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” tutupnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.