Terpapar Covid-19, 819 Nakes Gagal Vaksin

Vaksinasi Covid-19. -Ilustrasi-

CIBINONG – Sekitar 819 tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor, gagal menerima vaksin tahap pertama, usai terpapar Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Dede Agung mengatakan, 819 tenaga kesehatan tersebut merupakan bagian dari 12.800 nakes yang mendapatkan jatah dari total 25.600 Vaksin Covid-19.

“Sejauh ini ada sekitar 819 nakes yang terkonfirmasi positif covid-19. Secara otomatis mereka tak masuk dalam program vaksinasi,” kata Dede, Kamis (11/2/2021).

Kendati demikian, dia memastikan jika vaksin yang tidak terdistribusikan sesuai data tersebut, dialihkan ke tenaga kesehatan lain, yang bertugas di luar
fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) Pemkab Bogor.

Seperti klinik mandiri hingga rumah sakit swasta rujukan Covid-19.

“Saat ada nakes kita positif Covid-19, atau tidak lolos fase screening vaksin covid-19, nantinya akan kami ganti dengan nakes dari luar. Tapi tetap nakesnya harus yang menangani covid-19,” jelas Dede.

Berdasarkan data Dinkes, jumlah nakes yang terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 di Kabupaten Bogor berjumlah 16.940. Dari jumlah tersebut hanya 12.800 nakes yang menerima vaksin covid-19 di tahap pertama ini.

Dengan demikian, 12.800 vaksin Covid-19 tersebut, bakal tetap didistribusikan dan diperuntukkan untuk nakes Kabupaten Bogor yang menjadi prioritas.

“Kan ada yang masih waiting list. Jadi tetap sesuai ketentuan, untuk tahap pertama ini vaksin Covid-19 untuk nakes dulu,” tandas Dede. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.